Indonesia dan Australia Satukan Langkah Melindungi Anak dari Risiko Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Siaran Pers) Indonesia dan Australia Satukan Langkah Melindungi Anak dari Risiko Digital

i

(Siaran Pers) Indonesia dan Australia Satukan Langkah Melindungi Anak dari Risiko Digital

BANDASAPULUAH.COM – Indonesia dan Australia berpeluang menjadi pionir dalam melindungi anak di ruang digital melalui kerja sama konkrit, mulai dari penyelarasan kebijakan hingga peningkatan kepatuhan platform digital.

Kedua negara telah memiliki landasan peraturan yang dapat dijadikan modal untuk menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi anak-anak.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan penguatan kerja sama kedua negara dalam melindungi anak-anak di ruang digital, keamanan siber, dan tata kelola kecerdasan buatan (AI).

“Indonesia dan Australia tidak perlu menunggu terbentuknya konsensus global untuk mengambil langkah bersama. Kedua negara dapat memanfaatkan regulasi dan pengalaman masing-masing untuk membangun kerja sama bilateral dan regional yang konkrit,” ujarnya dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Australia Tony Burke di Jakarta Selatan, Jumat (23/10/2026).

Menurut Meutya Hafid, Indonesia telah menetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik Dalam Perlindungan Anak atau PP TUNAS.

Baca Juga :  Apakah ada kesepakatan untuk melanjutkan produksi di ladang minyak Heglig? | berita

“Australia juga telah menerapkan batasan usia minimum untuk menggunakan media sosial. Kesamaan arah kebijakan ini membuka peluang untuk menyelaraskan pengawasan dan memastikan platform digital menjalankan kewajibannya,” ujarnya.

Selain perlindungan anak, kedua negara membahas keamanan siber dan tata kelola AI.

Indonesia saat ini sedang menyusun peta jalan nasional AI, pedoman etika, serta rancangan Peraturan Presiden tentang AI.

Kolaborasi juga diusulkan untuk mencakup dialog ketahanan keamanan siber dan pengembangan bakat digital.

Baca Juga :  Remaja Mengalahkan Leukemia Mematikan Dengan Terapi Sel yang Diedit Gen yang Menyelamatkan Jiwa

Indonesia berharap diskusi tersebut terus berlanjut melalui kelompok kerja kedua negara hingga menghasilkan langkah konkrit.

“Ukuran keberhasilannya adalah kepatuhan platform terhadap peraturan dan perlindungan yang benar-benar dirasakan oleh anak dan keluarga,” tegas Menteri Komunikasi dan Teknologi Meutya Hafid.

 

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaga Keselamatan Siswa, Kemendikdasmen Sesuaikan Pelaksanaan TKA di Wilayah Bencana
Perkuat Kedaulatan Digital, Wamen Nezar Dorong Penguasaan Teknologi dari Hulu
Rang Punggasan Baralek Gadang di Karawang, Adat Minang Tetap Dijunjung di Tanah Rantau
Wasekjend DPP PKPS Ajak Warga Pesisir Selatan Jaga Persaudaraan dan Hindari Perpecahan
Pengawasan Lingkungan oleh Organisasi Masyarakat: Pilar Penting Menuju Pembangunan Berkelanjutan
Altusa 87 Gelar Temu Kangen, Perkuat Silaturahmi dan Jejaring Alumni
Silaturrahim MDN-G Perkuat Konsolidasi Diaspora Minang di Berbagai Negara
Jafri Syair Tutup Usia, Tokoh Pesisir Selatan yang Pernah Melatih SBY hingga Prabowo di Militer
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Indonesia dan Australia Satukan Langkah Melindungi Anak dari Risiko Digital

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Jaga Keselamatan Siswa, Kemendikdasmen Sesuaikan Pelaksanaan TKA di Wilayah Bencana

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Perkuat Kedaulatan Digital, Wamen Nezar Dorong Penguasaan Teknologi dari Hulu

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Rang Punggasan Baralek Gadang di Karawang, Adat Minang Tetap Dijunjung di Tanah Rantau

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Wasekjend DPP PKPS Ajak Warga Pesisir Selatan Jaga Persaudaraan dan Hindari Perpecahan

Berita Terbaru