Pengawasan Lingkungan oleh Organisasi Masyarakat: Pilar Penting Menuju Pembangunan Berkelanjutan

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Mansurdin., S.Pd., M.Pd.

Ketua DPW Lembaga Pemerhati Lingkungan Hidup Nata Buana Lestari (LPLH NBL) Provinsi Lampung

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

LINGKUNGAN hidup merupakan fondasi utama keberlangsungan kehidupan manusia. Ketersediaan air bersih, udara yang sehat, tanah yang subur, hutan yang lestari, serta ekosistem yang seimbang menjadi modal utama bagi pembangunan ekonomi, sosial, dan budaya. Namun, di tengah pesatnya pembangunan dan pertumbuhan penduduk, tekanan terhadap lingkungan semakin besar. Pencemaran air dan udara, kerusakan hutan, berkurangnya daerah resapan air, persoalan sampah, hingga dampak perubahan iklim menjadi tantangan yang harus dihadapi secara bersama.

Menjaga kelestarian lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat memiliki peran yang sama pentingnya. Dalam konteks tersebut, organisasi masyarakat yang bergerak di bidang lingkungan hidup hadir sebagai kekuatan sosial yang mampu menjembatani kepentingan pembangunan dengan upaya pelestarian lingkungan.

Keberadaan organisasi pemerhati lingkungan hidup merupakan bagian dari partisipasi masyarakat dalam pembangunan nasional. Organisasi seperti Lembaga Pemerhati Lingkungan Hidup Nata Buana Lestari (LPLH NBL) memiliki tanggung jawab moral untuk membangun kesadaran publik, memberikan edukasi, menyampaikan aspirasi masyarakat, serta mendorong terciptanya tata kelola lingkungan yang lebih baik.

Pengawasan lingkungan bukanlah kegiatan untuk mencari kesalahan atau menghambat investasi. Sebaliknya, pengawasan merupakan instrumen penting agar setiap kegiatan pembangunan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, memperhatikan daya dukung lingkungan, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Pengawasan yang dilakukan secara profesional justru dapat mencegah terjadinya kerusakan lingkungan yang pada akhirnya akan menimbulkan kerugian ekonomi dan sosial yang jauh lebih besar.

Provinsi Lampung memiliki kekayaan sumber daya alam yang luar biasa. Kawasan hutan, pesisir, laut, sungai, lahan pertanian, dan keanekaragaman hayati merupakan aset yang harus dijaga bersama. Di sisi lain, Lampung juga merupakan daerah yang terus berkembang dalam sektor industri, pertambangan, perkebunan, pertanian, dan infrastruktur. Oleh karena itu, keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan harus menjadi prioritas.

DPW LPLH NBL Provinsi Lampung memandang bahwa pengawasan lingkungan harus dilaksanakan melalui pendekatan kolaboratif. Pemerintah sebagai regulator, dunia usaha sebagai pelaku pembangunan, akademisi sebagai penyedia kajian ilmiah, media sebagai penyebar informasi, dan masyarakat sebagai pengawas sosial perlu berjalan dalam semangat kemitraan. Tidak ada pihak yang dapat bekerja sendiri menghadapi persoalan lingkungan yang semakin kompleks.

Salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Masih ditemukan kebiasaan membuang sampah sembarangan, pembakaran lahan, pencemaran sungai, hingga eksploitasi sumber daya alam tanpa memperhatikan keberlanjutan. Kondisi ini menunjukkan bahwa pendidikan lingkungan harus terus diperkuat sejak usia dini hingga tingkat perguruan tinggi, sekaligus melalui pendidikan nonformal di tengah masyarakat.

LPLH NBL memiliki komitmen untuk menjadi organisasi yang mengedepankan edukasi dan pembinaan. Program penghijauan, penanaman pohon, pelestarian sumber mata air, pengelolaan sampah berbasis masyarakat, kampanye pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, pelatihan pengelolaan lingkungan, serta kegiatan sosial lainnya merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.

Selain itu, organisasi masyarakat juga memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi. Ketika terjadi persoalan lingkungan, penyelesaiannya perlu mengutamakan dialog, musyawarah, dan solusi yang berpihak pada kepentingan bersama. Pendekatan yang objektif, profesional, dan berdasarkan data akan menghasilkan rekomendasi yang konstruktif serta memperkuat kepercayaan publik.

Dunia usaha juga memiliki posisi yang sangat strategis dalam menjaga lingkungan. Penerapan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta pelaksanaan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR) yang tepat sasaran akan memberikan manfaat bagi perusahaan sekaligus masyarakat. LPLH NBL siap menjadi mitra yang mendorong kolaborasi tersebut demi terciptanya hubungan yang harmonis antara dunia usaha, masyarakat, dan pemerintah.

Ke depan, tantangan lingkungan diperkirakan akan semakin kompleks akibat perubahan iklim global. Cuaca ekstrem, banjir, longsor, kekeringan, dan penurunan kualitas lingkungan menjadi ancaman nyata yang memerlukan langkah antisipatif. Karena itu, penguatan kapasitas organisasi masyarakat, peningkatan literasi lingkungan, serta partisipasi aktif seluruh elemen bangsa merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditunda.

Sebagai Ketua DPW LPLH NBL Provinsi Lampung, saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari budaya hidup. Menjaga lingkungan tidak harus dimulai dari langkah besar. Menanam pohon, menghemat air dan energi, memilah sampah, menjaga kebersihan sungai, serta mengurangi penggunaan plastik merupakan tindakan sederhana yang jika dilakukan bersama akan memberikan dampak besar.

Lingkungan yang sehat merupakan warisan paling berharga bagi generasi mendatang. Oleh karena itu, mari kita bangun sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. LPLH Nata Buana Lestari Provinsi Lampung akan terus hadir sebagai organisasi yang profesional, independen, dan berkomitmen menjadi mitra strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup demi Indonesia yang hijau, lestari, dan sejahtera.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Altusa 87 Gelar Temu Kangen, Perkuat Silaturahmi dan Jejaring Alumni
Silaturrahim MDN-G Perkuat Konsolidasi Diaspora Minang di Berbagai Negara
Jafri Syair Tutup Usia, Tokoh Pesisir Selatan yang Pernah Melatih SBY hingga Prabowo di Militer
Rumor Jordan Peele–Marvel muncul kembali di tengah penundaan fitur keempatnya — World of Reel
Video viral yang menunjukkan Clavicular dan N3on diserang dengan cairan merah selama siaran langsung tabrakan di masa lalu telah muncul kembali di tengah larangan Kick yang sedang berlangsung.
Cara menonton & poin pembicaraan: Adelaide v Perth
Sixers bertujuan untuk menutup tahun 2025 dengan kemenangan melawan Wildcats
Berita NFL: Chicago Bears meraih NFC North untuk pertama kalinya sejak 2018 setelah Green Bay Packers kalah dari Baltimore Ravens

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:35 WIB

Pengawasan Lingkungan oleh Organisasi Masyarakat: Pilar Penting Menuju Pembangunan Berkelanjutan

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:23 WIB

Altusa 87 Gelar Temu Kangen, Perkuat Silaturahmi dan Jejaring Alumni

Senin, 25 Mei 2026 - 18:39 WIB

Silaturrahim MDN-G Perkuat Konsolidasi Diaspora Minang di Berbagai Negara

Kamis, 5 Februari 2026 - 09:11 WIB

Jafri Syair Tutup Usia, Tokoh Pesisir Selatan yang Pernah Melatih SBY hingga Prabowo di Militer

Minggu, 28 Desember 2025 - 12:40 WIB

Rumor Jordan Peele–Marvel muncul kembali di tengah penundaan fitur keempatnya — World of Reel

Berita Terbaru