BANDASAPULUAH.COM — Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim menyerukan semangat kepada para pelajar SMAN 2 Batang Kapas untuk terus maju, percaya pada kemampuan diri dan mempersiapkan masa depan sejak bangku sekolah.
Pesan tersebut disampaikan Risnaldi saat bertindak sebagai pembina upacara di SMAN 2 Batang Kapas, Senin (7/9/2026).
Upacara tersebut turut diikuti Kepala SMAN 2 Batang Kapas Ali Amran, wakil kepala sekolah, majelis guru, serta Kabag Prokopim Setdakab Pesisir Selatan Indra Jaya D dan jajaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam amanatnya, Risnaldi mengatakan masa depan berada di tangan generasi muda. Karena itu, para pelajar harus mulai mempersiapkan diri dengan membekali diri dengan ilmu pengetahuan, keterampilan, kemampuan berpikir serta karakter yang kuat.
“Sejauh mana kita mempersiapkan diri menghadapi zaman yang akan datang, itulah yang menentukan masa depan. Untuk mengejar mimpi masa depan yang gemilang, cemerlang dan terbilang, kita harus mempersiapkan diri,” ujarnya.
Ia mengingatkan, perkembangan zaman akan menghadirkan persaingan yang semakin kuat. Mereka yang memiliki kemampuan dan keunggulan akan lebih siap menghadapi perubahan, sementara mereka yang tidak mempersiapkan diri berpotensi tertinggal.
“Yang luar biasa akan dicari, yang biasa akan tertinggal. Maka daripada itu, persiapkan diri kita,” tegasnya.
Risnaldi meminta para siswa tidak berhenti belajar dan terus mencari ilmu pengetahuan sebanyak mungkin. Selain ilmu akademik, siswa juga perlu menguasai skill dan keterampilan yang dapat menjadi bekal menghadapi dunia yang terus berubah.
“Harus bisa berpikir. Ilmu pengetahuan, skill dan keterampilan harus dipersiapkan mulai dari sekarang,” katanya.
Menurutnya, kemampuan tersebut harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter. Nilai, etika, moral dan sopan santun harus menjadi bagian dari kehidupan pelajar karena menjadi dasar dalam membangun masa depan.
“Karakter, nilai, etika, moral dan sopan santun menjadi dasar masa depan,” ujarnya.
Di tengah perkembangan teknologi digital, Risnaldi juga mengingatkan pelajar agar tidak terjebak dalam aktivitas yang tidak produktif. Ia meminta siswa menjauhi narkoba, tidak hidup berhura-hura dan membiasakan diri hidup disiplin.
“Di zaman digital ini, manfaatkan teknologi dan jadilah orang yang produktif. Jangan hidup hura-hura, jauhi narkoba dan harus disiplin,” pesannya.
Risnaldi juga menekankan pentingnya keseimbangan antara ikhtiar dan spiritualitas. Ia mengajak para siswa untuk senantiasa mengingat Allah SWT, menjaga salat dan memperbanyak doa dalam mengejar cita-cita.
“Jangan tinggalkan salat. Doa menembus langit. Mimpi dan masa depan kita, mintalah kepada Allah,” tuturnya.
Selain itu, ia mengingatkan siswa untuk menghormati orang tua dan guru. Menurutnya, doa dan dukungan orang tua menjadi kekuatan penting bagi seorang anak dalam meraih cita-cita.
“Jangan sesekali melawan orang tua. Mereka selalu mendoakan yang terbaik untuk ananda,” katanya.
Kepada para guru, Risnaldi menyampaikan apresiasi atas dedikasi dalam mendidik generasi muda. Ia juga mengajak siswa untuk senantiasa menghormati dan bersikap santun kepada guru yang menjadi orang tua sekaligus tempat menimba ilmu selama berada di sekolah.
Di akhir amanatnya, Risnaldi mengajak para pelajar SMAN 2 Batang Kapas membangun keyakinan bahwa mereka mampu untuk maju dan tidak merasa rendah diri karena keterbatasan maupun jarak.
“Kita harus tanamkan dalam diri bahwa kita tidak tertinggal. Kita bisa maju. Sepakat untuk maju? Mulai hari ini persiapkan bahwa kita bisa,” pungkasnya.






