Asah Berpikir Kritis, Lapas Narkotika Karang Intan Gelar Kelas IPS Sumber Sejarah bagi Narapidana – Wartanesia.com

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asah Berpikir Kritis, Lapas Narkotika Karang Intan Gelar Kelas IPS Sumber Sejarah bagi Narapidana - Wartanesia.com

i

Asah Berpikir Kritis, Lapas Narkotika Karang Intan Gelar Kelas IPS Sumber Sejarah bagi Narapidana - Wartanesia.com

BANDASAPULUAH.COM –

Wartanesia – Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan belajar mengenal masa lalu melalui berbagai sumber, mulai dari dokumen tertulis hingga cerita lisan, dalam pembelajaran Program Pendidikan Kesetaraan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Paket B di lingkungan Lapas, Selasa (6/10/2026). Muhammad Fajar, petugas Lapas yang berperan sebagai tutor melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Annisa, Kecamatan Karang Intan, membimbing narapidana untuk memahami materi.

Dalam pembelajarannya Fajar memperkenalkan tiga jenis sumber sejarah beserta contoh dan informasi yang dapat diperoleh dari masing-masing sumber. Prasasti, dokumen, surat kabar dan catatan harian merupakan contoh sumber tertulis. Candi, patung, foto dan peninggalan lainnya dapat digunakan untuk mempelajari kehidupan masyarakat pada masa lalu. Narapidana juga mengenal sumber-sumber lisan, seperti kesaksian pelaku atau saksi sejarah, tradisi lisan, dan cerita rakyat yang diturunkan secara turun-temurun.

Pengenalan berbagai sumber membantu warga binaan memahami bahwa pengetahuan sejarah tidak hanya diperoleh dari satu jenis bukti saja. Mereka belajar bagaimana menelaah informasi, membandingkan informasi, dan memahami hubungan antara sumber yang ditemukan dengan peristiwa yang dipelajari.

Menurut Fajar, materi sejarah dapat menjadi sarana untuk melatih ketelitian siswa dalam menerima dan mengolah informasi. Kebiasaan memeriksa sumber sebelum menarik kesimpulan juga berguna ketika menjumpai berbagai informasi dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui pembelajaran ini, saya berharap para warga binaan dapat mengenal berbagai sumber sejarah dan memahami informasi yang terkandung di dalamnya. Pengetahuan ini dapat melatih ketelitian, kemampuan berpikir kritis, dan kebiasaan mengecek informasi sebelum mengambil kesimpulan. Kemampuan ini penting untuk menunjang proses pembelajaran dan membantu mereka mengambil hikmah dari berbagai peristiwa dalam hidup,” jelas Fajar.

Baca Juga :  Beda Pilihan Investor Kuasa Tambang Penyebab Kisruh PBNU

Bagi warga binaan, kegiatan ini merupakan kesempatan untuk memperluas pengetahuan dan melatih keterampilan yang menunjang proses pendidikan. Kemampuan membaca, mengamati, dan membandingkan informasi dapat membantu mereka memahami pokok bahasan dan menarik kesimpulan dengan lebih cermat.

Salah satu peserta berinisial SN mengaku mendapat pemahaman baru setelah mengikuti pembelajaran. Ia kini mengetahui bahwa informasi tentang peristiwa masa lalu dapat ditelusuri melalui tulisan, peninggalan, atau pernyataan lisan.

“Dari pembelajaran ini saya belajar bahwa sejarah dapat dipelajari melalui tulisan, peninggalan, atau informasi lisan. Saya juga belajar untuk lebih berhati-hati dalam memahami informasi dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan. Pengetahuan ini memotivasi saya untuk terus belajar dan memperluas pengetahuan saya,” kata SN.

Baca Juga :  PWI Banten Kecam Dugaan Penganiayaan Jurnalis di Serang, Minta Kasus Diusut Tuntas

Lapas Narkoba Kelas IIA Karang Intan terus memberikan ruang bagi warga binaan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan melalui kegiatan pendidikan selama masa pelatihan. Melalui Program Pendidikan Setara Paket B, pembelajaran tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan akademik, namun juga membantu warga binaan mengembangkan keterampilan yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari sebagai persiapan kembali ke masyarakat.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa M5.7 Guncang Sukabumi, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Diskusi Budaya Menjadi Ruang Menjaga Harmoni dan Melestarikan Kebudayaan Melayu
Liang Wenfeng, Jenius Matematika Jadi Bos AI Tiongkok Senilai Rp 715 T
Apakah mahasiswa pendidikan yang mengejar gelar master di luar negeri harus mengembalikan biaya sekolah?
Bangga Membatik, Melestarikan Warisan Budaya Indonesia – Panduan Acara
Siswa SKB Purwakarta Paket C Belajar Sosiologi dan Matematika di Gunung Hejo
Menjelajahi Komplek Candi Penataran Blitar, peninggalan sejarah lintas kerajaan
Peserta TKA Menjalani Latihan Bersih Sebelum Ujian Utama

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Gempa M5.7 Guncang Sukabumi, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Diskusi Budaya Menjadi Ruang Menjaga Harmoni dan Melestarikan Kebudayaan Melayu

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Asah Berpikir Kritis, Lapas Narkotika Karang Intan Gelar Kelas IPS Sumber Sejarah bagi Narapidana – Wartanesia.com

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Liang Wenfeng, Jenius Matematika Jadi Bos AI Tiongkok Senilai Rp 715 T

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Apakah mahasiswa pendidikan yang mengejar gelar master di luar negeri harus mengembalikan biaya sekolah?

Berita Terbaru