Beda Pilihan Investor Kuasa Tambang Penyebab Kisruh PBNU

Jumat, 28 November 2025 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beda Pilihan Investor Kuasa Tambang Penyebab Kisruh PBNU

i

Beda Pilihan Investor Kuasa Tambang Penyebab Kisruh PBNU

-Kekacauan di lingkungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjadi perbincangan hangat. Tak hanya di kalangan Nahdliyin, ketegangan internal dan perselisihan di level elite PBNU juga menyita perhatian publik.

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ulil Absar Abdalla melalui podcast Gaspol mengungkap akar persoalan perpecahan di tubuh PBNU.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, perpecahan tersebut disebabkan oleh perbedaan pandangan antara Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.

Usut punya usut, perbedaan itu terkait investor yang akan membantu pengelolaan izin pertambangan yang diberikan pemerintah kepada PBNU.

Nah, perbedaan pandangan antara Gus Yahya dan Gus Ipul itulah yang membuat hubungan ini bermasalah ya, kata Gus Ulil seperti dikutip redaksi di Jakarta, Jumat 28 November 2025.

Gus Yahya disebut ingin mengganti investor sesuai keinginan pemerintah saat ini. Pasalnya, investor sebelumnya dianggap tidak memiliki posisi politik yang kuat.

Meski demikian, Gus Ipul tetap ingin mempertahankan investor lama, karena sudah berhubungan sejak era kepemimpinan mantan Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi.

“Pada masa Pak Jokowi, ada investor tertentu yang ditunjuk untuk mengelola tambang ini. Kekuasaan baru ini membutuhkan investor lain,” jelasnya.

Gus Yahya ingin investor pengelola konsesi pertambangan PBNU mendapat restu pemerintah.

Alasannya, PBNU sejalan dengan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan tidak berbeda pandangan.

“Tapi Gus Ipul punya prinsip lain ya karena kita sudah sepakat dengan investor lama, kita sudah bergabung dengan investor lama dan kebetulan investor lama ini memang investor yang posisinya kurang bagus secara politik sekarang,” ujarnya.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Altusa 87 Gelar Temu Kangen, Perkuat Silaturahmi dan Jejaring Alumni
Silaturrahim MDN-G Perkuat Konsolidasi Diaspora Minang di Berbagai Negara
Jafri Syair Tutup Usia, Tokoh Pesisir Selatan yang Pernah Melatih SBY hingga Prabowo di Militer
Rumor Jordan Peele–Marvel muncul kembali di tengah penundaan fitur keempatnya — World of Reel
Video viral yang menunjukkan Clavicular dan N3on diserang dengan cairan merah selama siaran langsung tabrakan di masa lalu telah muncul kembali di tengah larangan Kick yang sedang berlangsung.
Cara menonton & poin pembicaraan: Adelaide v Perth
Sixers bertujuan untuk menutup tahun 2025 dengan kemenangan melawan Wildcats
Berita NFL: Chicago Bears meraih NFC North untuk pertama kalinya sejak 2018 setelah Green Bay Packers kalah dari Baltimore Ravens