Indonesia Raih 61 Medali di IMSO ke-23 Tahun 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Indonesia yang tampil di ajang International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) ke-23 tahun 2026.(MI/HO)

i

Tim Indonesia yang tampil di ajang International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) ke-23 tahun 2026.(MI/HO)

BANDASAPULUAH.COM –

Tim Indonesia tampil pada International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) ke-23 tahun 2026. (MI/HO)

TIM Indonesia menorehkan prestasi gemilang di ajang International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) ke-23 tahun 2026. Dalam kompetisi bergengsi yang mempertemukan talenta-talenta muda matematika dan sains dari berbagai negara tersebut, delegasi Indonesia berhasil membawa pulang total 61 medali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Tim Indonesia IMSO-23, Muchammad Fachri mengungkapkan, pencapaian tersebut melebihi ekspektasi awal tim. Indonesia sukses mengamankan enam medali emas, 27 medali perak, dan 28 medali perunggu.

“Ini patut kita syukuri. Hasilnya benar-benar di luar prediksi. Kita tidak menyangka dapat sebanyak ini, tapi Indonesia dapat banyak medali,” kata Fachri.

Detail Perolehan Medali

Dari total enam medali emas yang diraih, empat di antaranya berasal dari bidang Matematika, sedangkan dua lainnya diperoleh dari bidang Sains. Berikut rincian lengkap perolehan medali tim Indonesia:

Baca Juga :  Drone Israel mengejar dan membunuh wanita lanjut usia di Gaza saat serangan terus berlanjut | Berita konflik Israel-Palestina







Bidang Kompetisi Emas Perak Perunggu Total
Matematika 4 13 14 31
Sains 2 14 14 30
Total 6 27 28 61

Kisah Dibalik Medali Emas

Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan ketekunan para peserta. Aiden Gracio, siswa kelas VI SD Witama Plus Srikandi Pekanbaru yang meraih emas pada bidang Matematika mengaku bangga dengan prestasi yang diraihnya. Ia menekankan pentingnya menjaga mentalitas saat bertanding.

“Jangan sampai tekanan mengambil alih saat bertanding karena hasilnya bisa menurun. Dari yang seharusnya emas, bisa saja turun menjadi perak karena tekanan tersebut,” kata Aiden.

Senada dengan Aiden, Laudya Senja Madinah Alisjahbana dari SDIA 61 Summarecon Serpong yang meraih emas di bidang IPA memandang IMSO sebagai tempat belajar dan berteman. Ia berpesan kepada rekan-rekannya untuk selalu memaksimalkan usahanya tanpa terbebani dengan target menjadi yang terbaik.

Yang penting sudah berusaha, tidak perlu menjadi yang terbaik, tapi harus maksimalkan kerja keras untuk mendapatkan hasil yang diinginkan, kata Laudya.

Persiapan Panjang dan Semangat Pantang Menyerah

Muchammad Fachri menegaskan, prestasi di tingkat internasional seperti IMSO memerlukan persiapan yang konsisten, bahkan bisa memakan waktu bertahun-tahun. Ia mendorong seluruh pelajar di Indonesia untuk terus mengasah kemampuannya di berbagai bidang.

Semangat pantang menyerah juga datang dari peserta internasional, Tahmid Hasan dari Bangladesh. Meski merasa belum tampil maksimal, ia justru berhasil meraih medali emas di bidang Sains. Bagi Tahmid, interaksi antar negara di IMSO merupakan pengalaman yang sangat berharga.

Selalu ada peluang untuk melihat kemungkinan-kemungkinan baru. Kalau kita terus berjuang, suatu saat kita bisa meraihnya,” pungkas Tahmid.

Prestasi di IMSO-23 menjadi bukti bahwa perpaduan antara latihan keras, keberanian menghadapi tantangan, dan kemauan terus belajar menjadi kunci utama mengharumkan nama bangsa di kancah dunia.

(Z-1)

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polemik Buku Islam ala Prabowo: Agama, Identitas Politik, dan Persepsi Publik
Turis Indonesia di Taman Nara Jepang Menjadi Viral, Diduga Memberi Makan Plastik ke Rusa
Evaluasi Kematangan SPIP 2026, Kantah Kabupaten Tangerang Terima Kunjungan BPKP dan Biro OrtalaMR Kementerian ATR/BPN
BMKG memperkirakan musim kemarau di Banggai masih panjang
Perkuat Karakter Al-Quran, Musriadi Dorong Implementasi Kurikulum Berbasis Diniyah
Harga Emas Antam di Pekanbaru Kembali Naik, Ini Harga Terbarunya
Percepat Informasi Bencana, Bupati Deli Serdang Terima Perangkat WRS dari BMKG – Sumut
BMKG Resmikan HF Radar Array Ujong Batee Aceh, Perkuat Observasi Maritim dan Mitigasi Bencana Pesisir

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Indonesia Raih 61 Medali di IMSO ke-23 Tahun 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Polemik Buku Islam ala Prabowo: Agama, Identitas Politik, dan Persepsi Publik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Turis Indonesia di Taman Nara Jepang Menjadi Viral, Diduga Memberi Makan Plastik ke Rusa

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Evaluasi Kematangan SPIP 2026, Kantah Kabupaten Tangerang Terima Kunjungan BPKP dan Biro OrtalaMR Kementerian ATR/BPN

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:39 WIB

BMKG memperkirakan musim kemarau di Banggai masih panjang

Berita Terbaru

Tim Indonesia yang tampil di ajang International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) ke-23 tahun 2026.(MI/HO)

Nasional

Indonesia Raih 61 Medali di IMSO ke-23 Tahun 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:42 WIB

BMKG memperkirakan musim kemarau di Banggai masih panjang

Nasional

BMKG memperkirakan musim kemarau di Banggai masih panjang

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:39 WIB