Perkuat Karakter Al-Quran, Musriadi Dorong Implementasi Kurikulum Berbasis Diniyah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perkuat Karakter Al-Quran, Musriadi Dorong Implementasi Kurikulum Berbasis Diniyah

i

Perkuat Karakter Al-Quran, Musriadi Dorong Implementasi Kurikulum Berbasis Diniyah

BANDASAPULUAH.COM –

BANDA ACEH – Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Dr. Musriadi, S.Pd., M.Pd., mendorong Rancangan Kurikulum Pendidikan Usia Dini Kota Banda Aceh tidak berhenti hanya sekedar dokumen akademis, namun benar-benar diterapkan di sekolah untuk membentuk generasi yang berkarakter Qurani.

Hal tersebut disampaikan Musriadi dalam sambutannya pada Focus Group Discussion (FGD) Rancangan Kurikulum Pendidikan Dini Kota Banda Aceh dengan tema “Menuju Generasi Pendidikan Dasar di Kota Banda Aceh Berkarakter Qurani” di Aula Kantor DPRK Banda Aceh, Kamis (8/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

FGD dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh Sulaiman Bakri, M.Pd.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan antara lain Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, MPD, MAA, MPU, Dinas Pendidikan Dayah, Dinas Syariat Islam, Kobar GB, PGRI, kepala sekolah SD dan SMP, serta perwakilan guru pendidikan usia dini.

Baca Juga :  Rizieq Shihab Kritik Menteri yang Remehkan Bantuan dari Malaysia: Sombong, Harusnya Terima Kasih!

Hadir pula tim penyusun Rancangan Kurikulum Pendidikan Dini dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan Universitas Syiah Kuala (USK).

Musriadi mengatakan, penyusunan kurikulum diniyah bukan sekedar kelengkapan dokumen, namun menyangkut arah pendidikan ke depan dan karakter anak Banda Aceh.

“Kami tidak hanya menyiapkan dokumen kurikulum. Kami sedang menyiapkan landasan pendidikan dan karakter anak-anak Kota Banda Aceh,” kata Musriadi.

Menurutnya, Qanun Kota Banda Aceh Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pendidikan Dini harus diwujudkan melalui implementasi nyata di satuan pendidikan.

Baca Juga :  Trump dan Mamdani berharap hubungan positif setelah pertemuan 'produktif' | Berita Donald Trump

Dikatakannya, tujuh bidang dalam kurikulum yaitu Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ), Tahfidz, Aqidah, Fiqh, Akhlak, Tarikh dan BTAM harus diintegrasikan untuk membentuk karakter peserta didik.

“Belajar mengaji harus melahirkan kecintaan terhadap Alquran. Belajar akhlak harus tercermin dalam perilaku. Belajar agama harus melahirkan kesalehan pribadi dan kepedulian sosial,” tegasnya.

Musriadi meyakini pendidikan usia dini semakin penting di tengah perkembangan teknologi, media sosial, dan pesatnya arus informasi. Pendidikan usia dini, kata dia, harus menjadi kompas moral yang menjadi pedoman anak dalam berperilaku dan mengambil keputusan.

Beliau juga menekankan pentingnya kesiapan guru dan sekolah dalam melaksanakan kurikulum, meliputi kompetensi pendidik, bahan ajar, fasilitas pembelajaran, dan sistem evaluasi.

Baca Juga :  PT Pos Properti Indonesia Buka Lowongan, Yuk Cek!

“Sebagus apapun kurikulum tidak akan berjalan tanpa adanya pendidik yang berkompeten dan menjadi teladan bagi peserta didik,” ujarnya.

Musriadi menyatakan, DPRK Banda Aceh akan terus mendorong penguatan pendidikan usia dini sesuai fungsi dan kewenangannya, termasuk dalam aspek perencanaan dan penganggaran sesuai kemampuan daerah dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ia berharap FGD yang melibatkan pemerintah, ulama, akademisi, organisasi profesi, kepala sekolah, dan guru menghasilkan rekomendasi konkrit untuk penyempurnaan rancangan kurikulum tersebut.

“Jangan sampai kurikulum ini hanya bagus di atas kertas. Kita ingin pendidikan diniyah benar-benar hidup di sekolah dan membentuk anak-anak yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, dan berakhlak al-Quran,” pungkas Musriadi.


Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Raih 61 Medali di IMSO ke-23 Tahun 2026
Polemik Buku Islam ala Prabowo: Agama, Identitas Politik, dan Persepsi Publik
Turis Indonesia di Taman Nara Jepang Menjadi Viral, Diduga Memberi Makan Plastik ke Rusa
Evaluasi Kematangan SPIP 2026, Kantah Kabupaten Tangerang Terima Kunjungan BPKP dan Biro OrtalaMR Kementerian ATR/BPN
BMKG memperkirakan musim kemarau di Banggai masih panjang
Harga Emas Antam di Pekanbaru Kembali Naik, Ini Harga Terbarunya
Percepat Informasi Bencana, Bupati Deli Serdang Terima Perangkat WRS dari BMKG – Sumut
BMKG Resmikan HF Radar Array Ujong Batee Aceh, Perkuat Observasi Maritim dan Mitigasi Bencana Pesisir

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Indonesia Raih 61 Medali di IMSO ke-23 Tahun 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Polemik Buku Islam ala Prabowo: Agama, Identitas Politik, dan Persepsi Publik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Turis Indonesia di Taman Nara Jepang Menjadi Viral, Diduga Memberi Makan Plastik ke Rusa

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Evaluasi Kematangan SPIP 2026, Kantah Kabupaten Tangerang Terima Kunjungan BPKP dan Biro OrtalaMR Kementerian ATR/BPN

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:39 WIB

BMKG memperkirakan musim kemarau di Banggai masih panjang

Berita Terbaru

Tim Indonesia yang tampil di ajang International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) ke-23 tahun 2026.(MI/HO)

Nasional

Indonesia Raih 61 Medali di IMSO ke-23 Tahun 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:42 WIB

BMKG memperkirakan musim kemarau di Banggai masih panjang

Nasional

BMKG memperkirakan musim kemarau di Banggai masih panjang

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:39 WIB