Buka Bimtek Jitupasna, Wabup Risnaldi Minta OPD Perkuat Kapasitas dan Kesiapsiagaan

Selasa, 22 September 2026 - 11:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

BANDASAPULUAH.COM – Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim membuka kegiatan Bimbingan Teknis Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna) untuk penyusunan rencana aksi rehabilitasi dan rekonstruksi di Gizella Hotel Bayang, Selasa (22/9/2026).

Dalam sambutannya, Risnaldi mengatakan kegiatan tersebut penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi bencana, baik pada saat terjadi bencana maupun dalam tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Atas nama pemerintah daerah, kami mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini. Semoga kegiatan ini bisa memberikan pemahaman kepada kita bagaimana menghadapi bencana, baik di saat bencana maupun dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana,” ujar Risnaldi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Kabupaten Pesisir Selatan merupakan daerah yang setiap tahunnya memiliki potensi terjadinya berbagai bencana alam. Kondisi tersebut menuntut pemerintah daerah untuk selalu mempersiapkan diri dan meningkatkan kapasitas dalam penanggulangan bencana.

Baca Juga :  Wabup Risnaldi: Setetes Darah Selamatkan Nyawa, Mari Perkuat Kepedulian dan Solidaritas

Risnaldi menegaskan, kesiapsiagaan menghadapi bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh lintas sektor dan organisasi perangkat daerah.

 

“Setiap tahun Pesisir Selatan berpotensi mengalami bencana alam. Pemerintah harus siap. Semua lintas sektor harus memikirkan hal ini, tidak hanya BPBD. Kita harus memikirkannya bersama,” katanya.

 

Ia juga mengingatkan agar upaya penanggulangan bencana tidak berhenti pada satu kegiatan atau hanya dilakukan ketika bencana terjadi.

 

Menurutnya, evaluasi harus dilakukan secara berkelanjutan agar pemerintah daerah dapat terus memperbaiki langkah dan strategi dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana.

 

“Kita pun bekerja tidak boleh berhenti. Perlu evaluasi terus-menerus,” tegasnya.

 

Risnaldi mendorong seluruh peserta bimtek untuk mengikuti kegiatan secara serius dan maksimal. Ia berharap pengetahuan dan pemahaman yang diperoleh dalam kegiatan tersebut dapat diterapkan dalam penyusunan rencana aksi rehabilitasi dan rekonstruksi yang lebih baik.

Baca Juga :  Bank Nagari Cabang Painan Siapkan Rp5,5 Miliar Uang Baru untuk Lebaran

 

“Jangan menjadi biasa saja. Kalau kita biasa-biasa saja, kita pasti ditinggal. Tetapi kalau menjadi orang luar biasa, pasti dicari orang,” ujarnya.

 

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti setelah bimtek selesai, melainkan menjadi bagian dari peningkatan kapasitas dan kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi bencana di Kabupaten Pesisir Selatan.

 

“Saya berharap ini tidak selesai sampai di sini. Maka persiapkan diri kita semua sebaik-baiknya. Ikuti kegiatan ini secara maksimal dan mendalam,” katanya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Risnaldi juga menyampaikan ucapan belasungkawa atas berpulangnya Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Jarwansah, yang meninggal dunia di Jakarta pada Minggu (20/9/2026).

Baca Juga :  Turnamen Sepakbola Ikal Jonedi Cup Resmi Digelar

 

Risnaldi menyampaikan duka cita kepada keluarga dan jajaran BNPB atas kepergian almarhum yang selama ini berkiprah dalam bidang rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

 

Kegiatan Bimtek Jitupasna tersebut menghadirkan narasumber dari BNPB, yakni Priska Saragih dari Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, serta narasumber dari BPBD Provinsi Sumatera Barat.

 

Kegiatan turut dihadiri Sekretaris BPBD Pesisir Selatan Jafri beserta jajaran. Peserta kegiatan berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dan organisasi vertikal.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah diharapkan semakin memiliki pemahaman dan kemampuan dalam melakukan pengkajian kebutuhan pascabencana sebagai dasar penyusunan rencana aksi rehabilitasi dan rekonstruksi secara terarah dan terukur.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringatan Sumpah Pemuda 2026, Wabup Risnaldi Ajak Pemuda Pessel Patriotik, Gigih, dan Berempati
Turun Langsung ke Lapangan, Wabup Risnaldi Tinjau Sejumlah Usulan Infrastruktur
Wabup Risnaldi Tegaskan Bantuan Bencana Jangan Ditahan, Segera Salurkan ke Masyarakat
Ringankan Beban Warga, Ketua GOW Pessel Serahkan Bantuan Kursi Roda di Ranah Pesisir
Wabup Risnaldi Pimpin Rapat Evaluasi Pilwana, Pastikan Tahapan Berjalan Sesuai Juknis
Tutup Rakernas I PKPS, Wabup Risnaldi Ajak Perantau Bersinergi Bangun Pesisir Selatan
Sapi Pesisir Jadi Prioritas, Kecamatan Sutera Disiapkan Sebagai Pusat Pengembangan 
Pemkab Pessel Sudah Anggarkan Jembatan Luhung di Tahun 2025, Tertunda Karena Kondisi Fiskal

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Peringatan Sumpah Pemuda 2026, Wabup Risnaldi Ajak Pemuda Pessel Patriotik, Gigih, dan Berempati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Turun Langsung ke Lapangan, Wabup Risnaldi Tinjau Sejumlah Usulan Infrastruktur

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Wabup Risnaldi Tegaskan Bantuan Bencana Jangan Ditahan, Segera Salurkan ke Masyarakat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Ringankan Beban Warga, Ketua GOW Pessel Serahkan Bantuan Kursi Roda di Ranah Pesisir

Senin, 28 September 2026 - 00:14 WIB

Wabup Risnaldi Pimpin Rapat Evaluasi Pilwana, Pastikan Tahapan Berjalan Sesuai Juknis

Berita Terbaru