BANDASAPULUAH.COM – Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim meninjau sejumlah lokasi yang diusulkan untuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan serta jembatan di Kecamatan Koto XI Tarusan dan Kecamatan Bayang, Jumat (23/10/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi infrastruktur sekaligus menyerap aspirasi masyarakat sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan rencana pembangunan daerah.
Pemerintah daerah ingin memastikan setiap usulan yang diajukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan dan mempertimbangkan skala prioritas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kegiatan tersebut, Risnaldi didampingi Anggota DPRD Pesisir Selatan Andra Respati, Kepala Dinas Pertanian Pesisir Selatan Hamdi, Camat Koto XI Tarusan Nurlaini, Camat Bayang Yuhendro Nasti, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Pesisir Selatan Fahresi Eka Siska, para wali nagari, serta tokoh masyarakat setempat.
Risnaldi mengatakan, peninjauan lapangan penting dilakukan agar pemerintah daerah memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi infrastruktur yang membutuhkan perhatian.
Dengan melihat langsung kondisi jalan dan jembatan, pemerintah dapat memahami kebutuhan masyarakat sekaligus mengidentifikasi persoalan yang perlu ditindaklanjuti.
“Melalui peninjauan ini, kita ingin memastikan usulan pembangunan benar-benar berdasarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan,” ujar Risnaldi.
Menurutnya, jalan dan jembatan memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas masyarakat, memperlancar akses antarkampung, serta mendukung aktivitas ekonomi warga.
Infrastruktur yang memadai juga dibutuhkan untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai layanan dan menjalankan kegiatan sehari-hari.
Karena itu, setiap usulan pembangunan perlu dikaji secara cermat dengan mempertimbangkan kondisi kerusakan, tingkat urgensi, manfaat bagi masyarakat, serta hasil kajian teknis dari perangkat daerah terkait.
Ia berharap, hasil peninjauan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan infrastruktur, sehingga penanganan yang direncanakan nantinya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan demikian, perencanaan pembangunan dapat disusun berdasarkan skala prioritas dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas PUTR Pesisir Selatan, Fahresi Eka Siska, menyampaikan bahwa peninjauan tersebut mencakup sejumlah titik infrastruktur yang membutuhkan perhatian di Kecamatan Koto XI Tarusan dan Kecamatan Bayang.
Di Kecamatan Koto XI Tarusan, lokasi yang ditinjau meliputi Jalan Pasar Barung-barung Belantai–Kampung Tanjung, Jalan Simpang SMA 1 Tarusan–Bukik Sabau Nan Aluih, serta Jembatan Gantung Sungai Tanuak di Nagari Barung Barung Belantai Selatan.
Adapun di Kecamatan Bayang, peninjauan mencakup bahu beton Jalan Tanjung Durian dan sekitarnya, Jalan Ambacang Kamba–Sawah Laweh, bahu beton Jalan Simpang Toko Limau Asam dan sekitarnya, serta Jembatan Asam Kamba.
Menurut Fahresi, peninjauan lapangan menjadi bagian penting untuk mengidentifikasi kondisi infrastruktur dan kebutuhan penanganan pada masing-masing lokasi.
Hasil pengamatan tersebut diperlukan sebagai bahan kajian teknis sebelum usulan ditindaklanjuti ke tahap perencanaan pembangunan.
“Peninjauan ini menjadi bagian dari identifikasi kondisi infrastruktur dan kebutuhan penanganannya agar usulan yang disusun sesuai dengan kondisi di lapangan,” kata Fahresi.
Ia menjelaskan, hasil identifikasi akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan usulan pembangunan dengan tetap memperhatikan tingkat kebutuhan, aspek teknis, dan ketentuan perencanaan yang berlaku.
Melalui peninjauan tersebut, pemerintah daerah berharap usulan pembangunan jalan dan jembatan dapat disusun secara lebih terarah, sesuai kebutuhan masyarakat, serta mempertimbangkan skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah.






