Rais PWNU Lampung mengatakan NU dibangun dari tradisi keilmuan dan etika yang kuat

Minggu, 14 Desember 2025 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rais PWNU Lampung mengatakan NU dibangun dari tradisi keilmuan dan etika yang kuat

i

Rais PWNU Lampung mengatakan NU dibangun dari tradisi keilmuan dan etika yang kuat

Jakarta –

Rais Syuriyah PWNU Lampung, KH Shadiqul Amin mengatakan Nahdlatul Ulama (NU) dibangun di atas tradisi keilmuan, etika, dan kepemimpinan yang berakar kuat pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Dalam struktur jam’iyah NU, Rais Aam menduduki jabatan tertinggi sebagai pimpinan tertinggi organisasi yang mempunyai kewenangan moral, ulama, dan kebijakan strategis dalam menjaga arah perjuangan NU. Prinsip ini menjadi landasan penting dalam menjaga kesatuan dan kesinambungan dakwah NU di seluruh tingkat kepengurusan.

Ketaatan kepada Rais Aam bukan sekadar kepatuhan administratif atau formalitas struktural. Ketaatan tersebut merupakan salah satu wujud etika jam’iyah yang diwarisi civitas NU sejak awal berdirinya organisasi tersebut, ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (14/12/2025).

Baca Juga :  Terduga pengedar narkoba dibebaskan, massa mengamuk dan membakar kantor polisi di Madinah

GULIR UNTUK MELANJUTKAN ISI

Dalam tradisi NU, lanjutnya, silaturahmi Rais Aam dengan seluruh jajaran syuriyah daerah dibangun atas dasar ta’dzim terhadap ulama, penghargaan terhadap ilmu pengetahuan, dan komitmen menjaga kemaslahatan umat.

KH Shadiqul Amin menjelaskan, Rais Aam merupakan simbol pemersatu warga NU di tengah berbagai pandangan dan dinamika yang muncul dalam organisasi. Oleh karena itu, setiap perbedaan pendapat hendaknya disikapi dengan kepala dingin, melalui mekanisme musyawarah, dan tetap dalam koridor kepemimpinan yang sah.

“Sikap ini menjadi kunci NU untuk tetap kokoh sebagai jam’iyah diniyah ijtima’iyah yang mengabdi pada agama, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Baca Juga :  Permintaan yang tidak biasa dari FC Barcelona kepada Robert Lewandowski

Lebih lanjut, dia menegaskan, kepatuhan terhadap Rais Aam merupakan bagian dari tanggung jawab moral seluruh pengurus NU di semua tingkatan. Kepatuhan ini tidak menutup ruang kritik dan dialog, namun harus dilandasi niat untuk menjaga persatuan, bukan mempertajam perbedaan.

Dalam pandangan KH Shadiqul Amin, dinamika organisasi merupakan sebuah keniscayaan, namun keutuhan dan harkat dan martabat Jam’iyah harus selalu diutamakan di atas kepentingan kelompok atau pribadi.

“Di tengah berbagai dinamika yang berkembang, kami mengajak seluruh warga NU khususnya di Lampung untuk kembali memperkuat nilai-nilai dasar NU, yaitu tawassuth (moderasi), tawazun (keseimbangan), tasamuh (toleransi), dan i’tidal (tegak),” ujarnya.

Nilai-nilai tersebut, kata dia, hanya bisa dipertahankan dengan ketaatan kepada pimpinan tertinggi organisasi dan kemauan menahan diri dari sikap-sikap yang berpotensi memecah belah persaudaraan Nahdliyah.

Baca Juga :  Denny Indrayana Sentel UGM Tak Bisa Tunjukkan Copy Ijazah Jokowi di Sidang KIP

Menurutnya, menjaga ketaatan kepada Rais Aam berarti menjaga keberlangsungan perjuangan NU yang diwarisi para pendirinya. Dengan berpegang pada prinsip tersebut, NU diyakini akan tetap menjadi rumah besar, damai bagi seluruh warganya, dan terus berperan aktif dalam menjaga persatuan umat dan keutuhan bangsa Indonesia.

Saksikan juga video ‘Usai Jadi Pj Ketua PBNU, Zulfa Mustofa Minta Warga NU Bersatu dan Bersatu’:

(prf/ega)

Agensi Digital JetMedia

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kementerian Agama Rejang Lebong

Berita Terbaru