Hidup di Jalanan Cileungsi Selama Bertahun-tahun, Keluarga Asal Padang Akhirnya Dipulangkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

Dinas Sosial Kota Padang bersama pemerintah setempat dan perwakilan keluarga melaksanakan reunifikasi keluarga terlantar asal Padang yang dipulangkan dari Cileungsi, Kabupaten Bogor, di Desa Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (31/10/2026).

i

Dinas Sosial Kota Padang bersama pemerintah setempat dan perwakilan keluarga melaksanakan reunifikasi keluarga terlantar asal Padang yang dipulangkan dari Cileungsi, Kabupaten Bogor, di Desa Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (31/10/2026).

BANDASAPULUAH.COM – Dinas Sosial Kota Padang membantu pemulangan keluarga terlantar dari Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ke kampung halaman mereka. Keluarga tersebut terdiri dari pasangan Budi, 35 tahun, Nopi, 27 tahun, dan tujuh anak mereka.

Keluarga ini sebelumnya hidup di jalanan dan mengemis di kolong jembatan layang Simpang Cileungsi. Setelah bertahun-tahun berpindah tempat tinggal, mereka akhirnya kembali ke rumah keluarga di Desa Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sabtu (31/10/2026).

Kepala Dinas Sosial Kota Padang Eri Sendjaya menghadiri penyerahan keluarga tersebut. Kegiatan itu juga melibatkan perwakilan Balai Galih Pakuan Bogor, Pusdiklat Kesos I Sumatera, dan Kepala Desa Balai Gadang Yufrizal Maas.

Selain itu, unsur RT dan RW, pekerja sosial, pendamping rehabilitasi sosial, tokoh pemuda, serta Wendri Donal selaku perwakilan keluarga turut hadir.

Delapan Tahun Berpindah-pindah Tempat Tinggal

Berdasarkan hasil asesmen, keluarga tersebut telah berpindah-pindah tempat tinggal selama kurang lebih delapan tahun. Mereka tinggal di sejumlah kawasan, mulai dari Cileungsi, Cibinong, hingga Bekasi.

Selama periode tersebut, keluarga ini tidak memiliki identitas tempat tinggal dan belum pernah menerima bantuan sosial. Kondisi anak-anak mereka juga memprihatinkan karena tidak bersekolah dan mengalami gizi buruk.

Karena itu, pemerintah melakukan koordinasi untuk memulangkan keluarga tersebut ke Kota Padang. Dinas Sosial Kota Padang bekerja sama dengan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional I Sumatera Galih Pakuan Bogor.

Baca Juga :  Selamatkan Generasi Muda, Pemko Padang Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Pilar-Pilar Sosial

Koordinasi tersebut juga melibatkan pemerintah dan masyarakat setempat. Wendri Donal turut membantu proses kepulangan keluarga hingga mereka kembali ke lingkungan keluarga.

Sebelum pemulangan, keluarga tersebut mendapat pendampingan di Cileungsi. Pendampingan itu mencakup edukasi pengasuhan anak, pemahaman tentang larangan eksploitasi anak di jalanan, serta pemeriksaan biometrik kependudukan.

Sementara itu, Dinas Sosial Kota Padang memberikan bantuan sembako untuk mendukung kebutuhan keluarga selama proses reunifikasi.

Pemko Padang Siapkan Pendampingan Sosial

Kepala Dinas Sosial Kota Padang Eri Sendjaya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Program Unggulan Padang Melayani. Melalui program tersebut, Pemko Padang berupaya membantu masyarakat yang menghadapi permasalahan sosial, termasuk mereka yang berada di luar daerah.

Baca Juga :  Tidak etis jika Cak Imin menyinggung pertobatan Nasuha saat masyarakat sedang berduka

Sebagai tindak lanjut, Dinas Sosial Kota Padang akan memfasilitasi pengurusan KTP dan Kartu Keluarga bagi keluarga tersebut. Langkah ini diharapkan mempermudah mereka mengakses layanan publik dan bantuan sosial.

Selain itu, Dinas Sosial akan mengusulkan agar anak-anak keluarga tersebut mengikuti program Sekolah Rakyat. Pemerintah juga menyiapkan pendampingan terkait pengasuhan, perlindungan anak, dan rehabilitasi sosial.

Dengan demikian, pemulangan ini tidak hanya bertujuan mempertemukan keluarga dengan kerabatnya. Pemerintah juga berupaya membantu mereka membangun kehidupan yang lebih baik melalui akses administrasi kependudukan, pendidikan, dan layanan sosial.

Wendri Donal mewakili keluarga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang, khususnya Dinas Sosial, atas bantuan selama proses pemulangan.

Ia berharap kepulangan tersebut menjadi awal bagi keluarga untuk menjalani kehidupan yang lebih baik bersama kerabat di kampung halaman.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AI Bisa Bikin Anak Indonesia Berpikir Seragam? Ini Peringatan Meutya Hafid
UNAND Siapkan Lingkungan Kampus Aman, Satgas PPK Periode 2026–2028 Resmi Dilantik
Kasus Karhutla di Indonesia, 245 Orang dan 20 Korporasi Jadi Tersangka
Kapolri: Jangan Ragu Laporkan Peredaran Narkoba, Termasuk Jika Melibatkan Polisi
Wisuda STMKG 2026, BMKG Siapkan SDM Unggul Jawab Tantangan Pelayanan MKG
Komdigi dan Polri Perkuat Sinergi Berantas Judi Online dan Penipuan Digital
BNN Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamine, Warga Taiwan Jadi Tersangka
Hadapi Tekanan Digital, Meutya Hafid Ingatkan Pentingnya Kesehatan Mental Jurnalis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:50 WIB

AI Bisa Bikin Anak Indonesia Berpikir Seragam? Ini Peringatan Meutya Hafid

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Hidup di Jalanan Cileungsi Selama Bertahun-tahun, Keluarga Asal Padang Akhirnya Dipulangkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:01 WIB

UNAND Siapkan Lingkungan Kampus Aman, Satgas PPK Periode 2026–2028 Resmi Dilantik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Kasus Karhutla di Indonesia, 245 Orang dan 20 Korporasi Jadi Tersangka

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:31 WIB

Kapolri: Jangan Ragu Laporkan Peredaran Narkoba, Termasuk Jika Melibatkan Polisi

Berita Terbaru