Non Muslim Dilarang Masuk Mekah, Jurnalis Israel ini Buat Geger Dunia

Kamis, 21 Juli 2022 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandasapuluah.com – Jurnalis Israel, Gil Tamary, panen kritik usai dirinya menyusup ke Mekkah dan membuat geger Arab Saudi.

Banyak yang menilai ia harus dihukum berat karena tindakannya menjijikan dan tak menghargai Muslim.

Media tempat Tamary bekerja, Channel 13, menayangkan cuplikan video saat pria itu berpelesir di kota suci itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam video itu, Tamary tampak melewati Gerbang Mekkah, yang menjadi tanda pintu masuk ke kota, titik di mana non-Muslim dilarang masuk. Ia juga tampak mengunjungi gerbang Masjidil haram.

Selain itu, Tamary juga berswafoto di Gunung Arafah, tempat Nabi Muhammad menyampaikan khotbah terakhir. Lokasi ini juga menjadi salah satu tempat umat Islam berkumpul menjalankan ibadah haji.

Lantas, benarkah warga non-Muslim dilarang menginjakan kaki di kota suci Mekkah?

Pemerintah Saudi memang melarang total orang non-Muslim memasuki dua kota suci yakni Mekkah dan Madinah siapa pun mereka. Bagi umat non-Muslim yang mencoba menerobos masuk Mekkah dan Madinah bisa dihukum, dikenakan denda, hingga deportasi.

Kemungkinan seorang nonmuslim dapat menyelinap masuk tanpa diketahui di antara kerumunan jemaah tanpa terdeteksi atau berpura-pura menjadi muslim dan masuk dengan cara itu sangatlah kecil.

Tapi aktivitas terlarang itu tidak sepenuhnya mustahil. Sebab, beberapa orang telah melakukannya dalam ratusan tahun terakhir dengan tingkat keberhasilan yang sangat kecil.

Masuk secara legal ke Arab Saudi dikontrol dengan sangat ketat. Dokumen yang diperlukan untuk mendapatkan visa haji juga sangat rinci, apalagi saat momen haji. Saudi juga melarang nonmuslim masuk demi menjaga kekhusukan kaum muslimin dalam beribadah haji.

Jemaah harus memesan perjalanan haji melalui agen perjalanan haji yang disetujui pemerintah Saudi.

Untuk seorang mualaf muslim Barat untuk diizinkan pergi haji, ia harus menunjukkan dokumentasi dari seorang imam. Imam harus bersaksi secara tertulis bahwa dia mengenal orang yang bersangkutan dan bahwa orang tersebut adalah mualaf sejati.

Meski begitu, Arab News melaporkan larangan non-Muslim masuk Mekkah bukan pemerintah Arab Saudi yang menentukan. Namun, Saudi menerapkan larangan itu berdasarkan hukum Islam sejak ratusan tahun silam.

Dalam Al-Qur’an Surat At-Taubah (9) ayat ke-28 berbunyi: “Wahai orang-orang yang beriman! Orang-orang musyrik itu najis (kotor jiwa), karena itu jangan lah mereka mendekati Masjidil Haram sejak tahun ini. Dan jika kamu takut menjadi miskin (karena orang kafir) tidak datang, maka Allah akan memberikan kekayaan kepadamu dari karunia-Nya. Jika Dia menghendaki. Sesungguhnya Allah maha mengetahui, maha bijaksana.”

Mekkah memang menjadi rumah Masjidil Haram, masjid yang paling disucikan umat Muslim karena menjadi pusat kiblat orang Islam beribadah.

Sejumlah ahli lantas menilai ayat Al-Qur’an itu memberikan indikasi yang jelas bahwa Allah ingin menjaga Mekkah sebagai kota suci untuk umatnya beribadah. Oleh karena itu, kota suci ini tak pernah diubah menjadi resor wisata oleh pemerintah Saudi.

Selain menjadi pemimpin tertinggi Arab Saudi, Raja Saudi juga memiliki gelar pelindung dua masjid suci yakni Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Madinah.

Saat Nabi Muhammad dan 4 kalifah penerusnya memimpin, banyak duta besar negara non-Muslim masuk Kota Madinah.
Ini menunjukkan bahwa kala itu, Kota Madinah masih bisa dikunjungi umat non-Muslim.

Namun, akibat alasan keamanan, pemerintah Saudi akhirnya turut melarang umat non-Muslim masuk Kota Madinah.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Risnaldi Ajak Niniak Mamak Bersama Bangun Pesisir Selatan
Buka Bimtek Jitupasna, Wabup Risnaldi Minta OPD Perkuat Kapasitas dan Kesiapsiagaan
Beri Kuliah Umum di STAI YPI Al Ikhlas Painan, Wabup Risnaldi Ajak Mahasiswa untuk Terus Belajar
Piala Kemerdekaan Putra Kualo Inderapura Ditutup, Dani Sopian Tekankan Pentingnya Kebersamaan
Tutup Piala Kemerdekaan Putra Kualo Inderapura, Wabup Risnaldi Tekankan Sportivitas dan Persatuan
Dankodaeral II dan Wabup Risnaldi Tinjau Posko Bakti Kesehatan di Pantai Manjuto
HUT ke-81 TNI, Sinergi TNI dan Pemkab Pessel Diperkuat Lewat Aksi Lingkungan dan Sosial
Buka Evaluasi SAKIP, Wabup Risnaldi Minta OPD Serius Tindaklanjuti Masukan Evaluator

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:34 WIB

Wabup Risnaldi Ajak Niniak Mamak Bersama Bangun Pesisir Selatan

Selasa, 22 September 2026 - 11:06 WIB

Buka Bimtek Jitupasna, Wabup Risnaldi Minta OPD Perkuat Kapasitas dan Kesiapsiagaan

Senin, 21 September 2026 - 12:10 WIB

Beri Kuliah Umum di STAI YPI Al Ikhlas Painan, Wabup Risnaldi Ajak Mahasiswa untuk Terus Belajar

Minggu, 20 September 2026 - 20:18 WIB

Piala Kemerdekaan Putra Kualo Inderapura Ditutup, Dani Sopian Tekankan Pentingnya Kebersamaan

Minggu, 20 September 2026 - 20:10 WIB

Tutup Piala Kemerdekaan Putra Kualo Inderapura, Wabup Risnaldi Tekankan Sportivitas dan Persatuan

Berita Terbaru