Karena Hal Ini Mahyeldi Bangga Pada BPTSD Tuah Sakato Payakumbuh

Jumat, 5 Maret 2021 - 01:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

Payakumbuh, Bandasapuluah.com – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah meninjau UPTD Balai Pengembangan Teknologi dan Sumber Daya (BPTSD) Tuah Sakato sebagai Balai Induk Benih (BIB) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar, Payakumbuh, Kamis (4/3/2021).

Dalam kunjungan Mantan Walikota Padang itu didampingi oleh Asisten II bidang Ekonomi dan Pembangunan Benni Warlis, disamping itu juga ikut oleh Kadis Pertenakan dan Kesehatan Hewan Drh. Erinaldi , MM, Kadis Perikanan dan Kelautan, Kadis Pertanian, Kadis Pendidikan, Kadis Perdagangan, Kepala Biro Kerjasama dan Rantau, Kadis Pariwisata Sumbar.

Baca Juga :  MK Jadwalkan Sidang Sengketa Pilkada Pessel Jilid III Pada 13 Agustus

Mahyeldi bersama rombongan dalam kesempatan ini diajak berkeliling melihat aktivitas meninjau sejumlah fasilitas peternakan serta teknologi yang digunakan untuk menghasilkan industri bibit sapi unggulan di BIB Tuah Sakato yang luasnya 7 hektar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang kita lihat disini adalah proses bagaimana cara menghasilkan bibit sapi dengan kualitas baik,” kata Mahyeldi.

Baca Juga :  Tingkatkan SDM Pendidikan, MDN-G Dampingi Gubernur Sumbar Bertemu Jurnalis Uddin dan Fasli Jalal

Menurut data dari BIB Tuah Sakato, Mahyeldi ungkapkan kalkulasi bibit yang sudah menghasilkan diperkirakan 400 juta pertahun, pemerintah Sumbar dapat mengasilkan PAD pada proyek pembibitan sapi unggul ini.

“Kita sudah memiliki performa untuk menghasilkan sperma terbaik. Bahkan kita berencana sperma yang dihasilkan melalui industri tersebut dibagikan kepada peternak sapi di seluruh sentra sapi di Indonesia,” sebutnya.

Selain berkeliling, Mahyeldi beserta rombongan juga diajak melihat 39 ekor penjantan dari berbagai jenis, melihat proses pengambilan sperma sapi, hingga pemgemasan benih sapi di dalam straw.

Baca Juga :  Pembangunan Pasar Surantih Tak Dilanjutkan, Harapan Masyarakat Sutera Sirna di Tangan Rusma Yul Anwar

“Kita bangga UPTD BPTSD Tuah Sakato ini bisa menghasilkan 57.500 straw (dosis) yang telah mengirim di berbagai provinsi wilayah Indonesia,” ucapnya

Kemudian, Mahyeldi tanpa ragu-ragu mendekati sapi sumental yang memiliki bobot hampir satu ton yang sudah siap melakukan pemgemasan benih sapi.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Risnaldi Buka Gempra Season 1, Ajak Pelajar Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045
Wabup Risnaldi Tinjau Tambak Lobster dan Kerapu, Siap Jadi Sektor Unggulan
Tinjau Kampung Labuang Baruak, Wabup Risnaldi Dengarkan Langsung Aspirasi Warga
Tinjau Lokasi KNMP di Batang Kapas, Wabup Risnaldi Dorong jadi Kawasan Terpadu
AI Bisa Bikin Anak Indonesia Berpikir Seragam? Ini Peringatan Meutya Hafid
Hidup di Jalanan Cileungsi Selama Bertahun-tahun, Keluarga Asal Padang Akhirnya Dipulangkan
UNAND Siapkan Lingkungan Kampus Aman, Satgas PPK Periode 2026–2028 Resmi Dilantik
Kasus Karhutla di Indonesia, 245 Orang dan 20 Korporasi Jadi Tersangka

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 12:39 WIB

Wabup Risnaldi Buka Gempra Season 1, Ajak Pelajar Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 3 November 2026 - 20:39 WIB

Wabup Risnaldi Tinjau Tambak Lobster dan Kerapu, Siap Jadi Sektor Unggulan

Selasa, 3 November 2026 - 18:46 WIB

Tinjau Kampung Labuang Baruak, Wabup Risnaldi Dengarkan Langsung Aspirasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 14:32 WIB

Tinjau Lokasi KNMP di Batang Kapas, Wabup Risnaldi Dorong jadi Kawasan Terpadu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Hidup di Jalanan Cileungsi Selama Bertahun-tahun, Keluarga Asal Padang Akhirnya Dipulangkan

Berita Terbaru