Cuplikan Video BANDASAPULUAH.COM terkait Penanganan Banjir Aceh “Dihapus” di YouTube, Ada Apa?

Jumat, 19 Desember 2025 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cuplikan Video CNN terkait Penanganan Banjir Aceh

i

Cuplikan Video CNN terkait Penanganan Banjir Aceh "Dihapus" di YouTube, Ada Apa?

KOTA ACE – Kabar paling viral datang dari netizen sejak Rabu (17/12) malam tadi. BANDASAPULUAH.COM Indonesia dikabarkan telah menghapus rekaman video jurnalisnya yang meliput berita di Kabupaten Aceh Tamiang dari YouTube.

Dalam cuplikan video berdurasi pendek berdurasi 69 detik ini, jurnalis BANDASAPULUAH.COM Indonesia yang akrab disapa Irine Wardhanie memberikan laporannya terkait kondisi terkini penanganan pascabanjir di Desa Lubuk Sidup, Kabupaten Aceh Tamiang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan nada haru dan berlinang air mata, Irine mengatakan, masih banyak warga dan anak-anak di desa tersebut yang belum makan dan hidup dalam kemiskinan karena jembatan yang menjadi satu-satunya jalan penghubung terputus.

Baca Juga :  Winona Ryder Memiliki Persyaratan Besar Untuk Bergabung dengan Stranger Things Netflix

“Mungkin ini yang terakhir saya tinggal di Aceh. Sebagai jurnalis, saya dititipi warga agar bisa memberitakan kebenaran, dan ini berat bagi kami, sama sulitnya dengan relawan yang menembus daerah terdampak,” kata Irine.

Video tersebut juga menampilkan pemandangan Desa Lubuk Sidup yang porak poranda akibat banjir besar.

Dalam pemberitaannya tersebut, pembaca berita BANDASAPULUAH.COM Indonesia yang bertugas, Heranof Al Basyir, berusaha menenangkan Irine.

“Saya akan mencoba berdialog dengan pihak Istana pada segmen selanjutnya untuk menjawab pertanyaan mengapa pemerintah tidak meminta bantuan asing, dan respon pemerintah,” pungkas Heranof.

Sayangnya, rekaman video tersebut telah dihapus oleh YouTube. Tidak diketahui mengapa YouTube menghapusnya.

Baca Juga :  Netizen mengecam keras Bobby Nasution yang melemparkan bantuan kepada korban banjir dari helikopter

Namun video lengkap berjudul “VIDEO: Kondisi Terkini Penanganan Pasca Banjir di Aceh Tamiang” masih bisa disaksikan secara online di saluran BANDASAPULUAH.COM TV melalui situs BANDASAPULUAH.COM Indonesia.

Netizen sendiri pun heran mengapa rekaman video Aceh Tamiang itu dihapus YouTube.

Bahkan, banyak netizen yang mulai berbondong-bondong mengunggah ulang video tersebut dan menjadi viral.

Angka kematian di Aceh Tamiang terus bertambah

Banjir besar yang melanda sebagian wilayah Sumatera memakan banyak korban jiwa. Untuk Aceh Tamiang sendiri, data terakhir AJNN menyebutkan total korban meninggal dunia sebanyak 85 orang, luka-luka 18 orang, dan masih mengungsi sebanyak 159.721 orang.

Baca Juga :  Viral Korban Banjir Aceh Kibarkan Bendera Putih, Ini Reaksi Mendagri

‎Dampak kerusakan akibat banjir besar lainnya juga meningkat yaitu 19.015 rumah warga rusak dan 146 rumah, toko, dan kios rusak. Jumlah tersebut sudah termasuk damage berat dan ringan.

‎Fasilitas pendidikan yang rusak berjumlah 442 unit, fasilitas pelayanan kesehatan 43 unit, fasilitas ibadah 56 unit, perkantoran 78 unit, dan empat jembatan rusak.

Dapatkan berita dan informasi terkini langsung di ponselmu! Simak berita terkini budaya pop Jepang, anime, teknologi, gaming, dan industri kreatif di saluran Formasi Media WhatsApp: Gabung Sekarang

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kementerian Agama Rejang Lebong

Berita Terbaru