Tegas! Ultimatum Purbaya ke Bea Cukai Jika Perbaikan Gagal: Semua Diberhentikan, Tak Ada Gaji

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tegas! Ultimatum Purbaya ke Bea Cukai Jika Perbaikan Gagal: Semua Diberhentikan, Tak Ada Gaji

i

Tegas! Ultimatum Purbaya ke Bea Cukai Jika Perbaikan Gagal: Semua Diberhentikan, Tak Ada Gaji

BANDASAPULUAH.COM – – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan teguran keras kepada seluruh pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk meningkatkan kinerjanya. Ia tak segan-segan memberhentikan seluruh pegawai bea cukai tanpa menerima gaji jika tahun depan keadaan tidak kunjung membaik.

Karena sudah jelas bagi bea cukai, saya sampaikan kepada mereka, kalau dalam waktu satu tahun dari kemarin tidak bisa diperbaiki, besar kemungkinan bea cukai akan memberhentikan seluruh pegawainya, kata Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Jakarta, Senin (8/12/2025).

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Ia mengatakan, jika kinerja Bea dan Cukai tidak membaik, pemerintah akan membekukan lembaga tersebut dan mengalihkannya ke perusahaan swasta, serupa dengan kebijakan yang diterapkan pada masa Orde Baru. Dampaknya, pegawai Bea dan Cukai akan di-PHK dan tidak mendapat gaji.

“Jadi mungkin di rumah saja sampai pensiun, jangan digaji. Dengan semangat seperti itu, saya rasa masyarakat kita sudah cukup pintar untuk dipukul sedikit, apalagi dipukul banyak,” kata Purbaya.

Baca Juga :  Selain Hina Suku Sunda, Resbob Nyaris Gagal Berdonasi ke Sumatera!

Melalui ancaman tersebut, Purbaya berharap petugas bea cukai bisa serius meningkatkan pekerjaannya. Ia berharap praktik penyelundupan dan pungutan liar (pungli) bisa dikurangi secara signifikan.

“Jadi ke depan penyelundupan dan permainan HS Code harus dikurangi secara signifikan, kalau nol tidak mungkin karena kita tidak hidup di dunia yang ideal, tapi akan berkurang secara signifikan,” ujarnya.

Secara terpisah, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Djaka Budhi Utama menegaskan pihaknya akan melakukan pembenahan menyeluruh mulai dari sisi budaya, peningkatan kinerja, hingga peningkatan pengawasan di pelabuhan dan bandara.

Baca Juga :  Peresmian Bandara Jokowi Tanpa Libatkan Menteri ESDM

“Apa sejarah kelam tahun 85-95 itu, kita tidak ingin hal itu terjadi atau terulang kembali oleh pihak bea cukai, sehingga tentunya pihak bea cukai harus berbenah diri untuk menghilangkan citra negatif tersebut,” kata Djaka di Kantor Wilayah Bea dan Cukai Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kementerian Agama Rejang Lebong

Berita Terbaru