Bencana Alam dan Kebijakan Bermasalah yang Timbul Akibat Perilaku Korupsi

Selasa, 9 Desember 2025 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bencana Alam dan Kebijakan Bermasalah yang Timbul Akibat Perilaku Korupsi

i

Bencana Alam dan Kebijakan Bermasalah yang Timbul Akibat Perilaku Korupsi

BANDASAPULUAH.COM -Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan perilaku korupsi membawa dampak buruk bagi masyarakat, antara lain bencana alam dan kebijakan bermasalah yang dapat menimbulkan praktik curang untuk mencari keuntungan.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto pada Bincang Seru Membangun Integritas (Bisik) yang digelar Direktorat KPK Universitas Janabadra Yogyakarta dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025, Senin, 8 Desember.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

“Banyaknya bencana alam dan permasalahan kebijakan yang kita hadapi saat ini tidak lepas dari perilaku koruptif yang melatarbelakanginya,” kata Fitroh seperti dikutip, Selasa 9 Desember 2025.

Baca Juga :  Minang Diaspora, UNAND, dan Wardah Group Bersinergi Majukan Pendidikan dan SDM Minang

Melihat kondisi tersebut, kata Fitroh, membuat KPK merasa pendidikan antikorupsi menjadi benteng perubahan perilaku.

“Reaksi hanya satu bagian karena yang namanya trisula, edukasi, pencegahan, penindakan,” kata Fitroh.

Untuk itu, kata Fitroh, ke depan KPK akan terus memperkuat kolaborasi untuk mendorong sistem pendidikan antikorupsi yang efektif.

Baca Juga :  Bukan niat jahat, ada yang sudah beberapa hari tidak makan

“Meliputi penguatan kurikulum, peningkatan kapasitas dosen, dan perluasan jaringan akademik,” pungkas Fitroh.

Agensi Digital JetMedia

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kementerian Agama Rejang Lebong

Berita Terbaru