Banjir Sumatera Tak Bisa Disepelekan, Pengamat Minta Prabowo Tindak Tegas Kepala BNPB

Sabtu, 6 Desember 2025 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Sumatera Tak Bisa Disepelekan, Pengamat Minta Prabowo Tindak Tegas Kepala BNPB

i

Banjir Sumatera Tak Bisa Disepelekan, Pengamat Minta Prabowo Tindak Tegas Kepala BNPB

BANDASAPULUAH.COM -Presiden Prabowo Subianto disarankan menilai Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto karena menyebut banjir Sumatera hanya populer di media sosial.

Menurut Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, pernyataan Suharyanto menunjukkan kurangnya empati terhadap ratusan nyawa yang hilang akibat banjir Sumatera.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jadi, pejabat publik tidak boleh melakukan hal seperti itu ketika terjadi bencana. Oleh karena itu, Presiden Prabowo Subianto harus mengevaluasi Suharyanto sebagai Kepala BNPB, kata Jamiluddin kepada wartawan, Sabtu, 6 Desember 2025.

Jamiluddin berpandangan, rasa empati dan etika dalam berkomunikasi publik harus diutamakan oleh pejabat publik. Jadi, Presiden Prabowo harus melakukan evaluasi agar pejabat publik lebih berhati-hati dalam melakukan komunikasi publik.

Baca Juga :  Ruhut Sitompul meminta Prabowo menembak mati pihak-pihak yang menyebabkan bencana di Sumatera

Apalagi, Presiden Prabowo berkali-kali mengangkat isu buruknya komunikasi publik yang dilakukan pejabat publik. Jadi, pejabat publik harus mempunyai pedoman dalam berkomunikasi publik. “Hal ini perlu dilakukan agar hal serupa tidak terjadi lagi,” tutupnya.

Sebelumnya, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meminta maaf atas pernyataannya yang menyebut banjir Sumatera hanya populer di media sosial (medsos). Permintaan maaf ini kembali disampaikan menanggapi sindiran hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Saldi Isra.

Baca Juga :  Beredar kabar, Jokowi tak punya gelar akademis saat menjabat Wali Kota Surakarta

Saya menyesal dan meminta maaf, kata Suharyanto, dalam keterangannya, Jumat 5 Desember 2025.

Agensi Digital JetMedia

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kementerian Agama Rejang Lebong

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor

Berita Terbaru