Anggota Komisi V DPR Ungkap Banyak Proyek Bendungan Era Jokowi Tak Bisa Terpakai, APBN Kita Habis

Rabu, 19 November 2025 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi V DPR Ungkap Banyak Proyek Bendungan Era Jokowi Tak Bisa Terpakai, APBN Kita Habis

i

Anggota Komisi V DPR Ungkap Banyak Proyek Bendungan Era Jokowi Tak Bisa Terpakai, APBN Kita Habis

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

– Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem Mori Hanafi melontarkan kritik keras terhadap perencanaan pembangunan proyek infrastruktur bendungan di era pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Mori menilai pemerintahan sebelumnya hanya fokus pada pembangunan proyek bendungan tanpa perencanaan yang matang, sehingga banyak bendungan yang dibangun hingga saat ini tidak memiliki nilai manfaat yang optimal.

“Yah, menurut saya rezim lama itu jahat lho. Dia membangunnya dengan proyek, pendekatan proyek, dia tidak peduli kalau itu sesuatu yang tidak bisa digunakan. Bisa kita bayangkan, di semua tempat di NTB, bendungan tidak bisa digunakan karena tidak memiliki jaringan irigasi,” jelasnya dalam rapat kerja Komisi V DPR RI dengan Menteri Pekerjaan Umum, Senin (17/11/2025), dikutip dari tayangan YouTube Komisi V DPR RI, Rabu (19/11/2025).

Ia sekaligus mencontohkan pembangunan Bendungan Tanju di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang disebut menelan biaya lebih dari Rp 1 triliun. Meski anggaran yang dikeluarkan sangat fantastis, namun bendungan tersebut belum bisa dimanfaatkan dan masih menghadapi permasalahan agraria.

“Di Bendungan Taju yang dikunjungi Pak (Menteri Pekerjaan Umum) bayangkan, kita keluarkan Rp 1 koma beberapa triliun. Ada dua bendungan, sampai saat ini belum bisa digunakan dan lahannya bermasalah,” ujarnya.

Untuk itu, ke depan ia meminta pimpinan ke depan lebih selektif dalam pembangunan bendungan. Ia juga menilai biaya pembangunan bendungan sangat mahal dan manfaatnya harus diperhitungkan secara komprehensif.

Lebih lanjut, Mori juga mengusulkan agar pembangunan bendungan dikaitkan dengan berbagai fungsi lain seperti pengendalian banjir, sistem penyediaan air minum (SPAM), perikanan, dan pariwisata.

“Kalau kita hanya membangun bendungan dan jaringan irigasi, bayangkan berapa dana (APBN) yang akan kita habiskan?” dia menyimpulkan.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Altusa 87 Gelar Temu Kangen, Perkuat Silaturahmi dan Jejaring Alumni
Silaturrahim MDN-G Perkuat Konsolidasi Diaspora Minang di Berbagai Negara
Jafri Syair Tutup Usia, Tokoh Pesisir Selatan yang Pernah Melatih SBY hingga Prabowo di Militer
Rumor Jordan Peele–Marvel muncul kembali di tengah penundaan fitur keempatnya — World of Reel
Video viral yang menunjukkan Clavicular dan N3on diserang dengan cairan merah selama siaran langsung tabrakan di masa lalu telah muncul kembali di tengah larangan Kick yang sedang berlangsung.
Cara menonton & poin pembicaraan: Adelaide v Perth
Sixers bertujuan untuk menutup tahun 2025 dengan kemenangan melawan Wildcats
Berita NFL: Chicago Bears meraih NFC North untuk pertama kalinya sejak 2018 setelah Green Bay Packers kalah dari Baltimore Ravens

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:23 WIB

Altusa 87 Gelar Temu Kangen, Perkuat Silaturahmi dan Jejaring Alumni

Senin, 25 Mei 2026 - 18:39 WIB

Silaturrahim MDN-G Perkuat Konsolidasi Diaspora Minang di Berbagai Negara

Kamis, 5 Februari 2026 - 09:11 WIB

Jafri Syair Tutup Usia, Tokoh Pesisir Selatan yang Pernah Melatih SBY hingga Prabowo di Militer

Minggu, 28 Desember 2025 - 12:40 WIB

Rumor Jordan Peele–Marvel muncul kembali di tengah penundaan fitur keempatnya — World of Reel

Minggu, 28 Desember 2025 - 12:19 WIB

Video viral yang menunjukkan Clavicular dan N3on diserang dengan cairan merah selama siaran langsung tabrakan di masa lalu telah muncul kembali di tengah larangan Kick yang sedang berlangsung.

Berita Terbaru