Bahlil bilang stok BBM aman, warga semprot bilang aman? Di sini kosong, Pak! Netizen pun puas mendengarnya

Rabu, 3 Desember 2025 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bahlil bilang stok BBM aman, warga semprot bilang aman? Di sini kosong, Pak! Netizen pun puas mendengarnya

i

Bahlil bilang stok BBM aman, warga semprot bilang aman? Di sini kosong, Pak! Netizen pun puas mendengarnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

– Warga di Sumut mengkritisi pernyataan Bahlil Lahadalia yang menyatakan stok bahan bakar mencukupi, saat mengaku kekurangan bahan bakar selama lima hari.

Ketika Kementerian ESDM menyatakan pasokan BBM di Sumatera, khususnya di wilayah terdampak bencana di Sumut dalam kondisi baik, muncul harapan bahwa krisis BBM bisa teratasi.

Dalam wawancaranya, Bahlil menyampaikan bahwa “stok di wilayah Sumatera khususnya Sumut cukup”.

Namun, di tengah konferensi pers, seorang warga dengan lantang menepis anggapan tersebut, “tidak cukup pak, di sini kosong.”

Lanjutnya dengan keluhan yang menggema, “Sudah 5 hari di sini tanpa bahan bakar, Pak.”

Pernyataan warga tersebut sontak menyulut keheningan, kemudian menyulut kemarahan dan kekecewaan masyarakat.

Baca Juga :  Warriors 126-116 Mavericks (25 Des 2025) Rekap Pertandingan

Bagi banyak netizen, suara ini mewakili jutaan orang yang merasa terabaikan dalam pendistribusian kebutuhan pokok pasca bencana.

Setelah beberapa hari dilanda banjir bandang dan tanah longsor, sejumlah wilayah di Sumut dilaporkan mengalami kerusakan infrastruktur parah.

Akibatnya, distribusi logistik termasuk bahan bakar terhambat.

Banyak SPBU yang dilaporkan kehabisan stok, sementara warga berbondong-bondong mengantri berharap mendapatkan sisa persediaan.

Kekurangan ini tidak hanya terjadi pada stok di gudang pusat, namun juga pada akses distribusi.

Banyak daerah yang terisolasi karena jalan rusak atau terputus sehingga pasokan tidak dapat menjangkau masyarakat secara merata.

Stok Cukup, Tapi Distribusi Terganggu

Mendapat protes keras dari warga dan masyarakat, Bahlil akhirnya mengakui meski stok sebenarnya tersedia, namun distribusi menjadi kendala utama.

Baca Juga :  Besar kemungkinan di awal tahun 2026 akan terjadi baku tembak antara elite dan 'ibu-ibu' piring kosong'

Dia menjelaskan, akses logistik melalui jalur darat menjadi satu-satunya jalur yang mungkin saat ini terhambat akibat kerusakan jalan.

Pemerintah menyatakan sedang berupaya mempercepat perbaikan infrastruktur agar truk tangki bisa menembus wilayah terpencil.

Dengan begitu, pasokan bahan bakar diharapkan bisa segera merata.

Namun hingga saat ini belum ada kepastian kapan distribusi akan kembali normal.

Bagi warga yang sudah lima hari menunggu tanpa perbekalan, penjelasan ini terasa lamban dan tidak menjawab kebutuhan daruratnya.

Krisis bahan bakar pascabencana di Sumatera Utara mengingatkan kita bahwa distribusi logistik sama pentingnya dengan ketersediaan stok.

Baca Juga :  Pasukan Israel membunuh warga Palestina di Gaza selatan

Pasokan dalam jumlah besar akan percuma jika jalur distribusi terputus, dan hal inilah yang kini dirasakan warga.

Dialog panas antara Bahlil dan warga yang viral bukan sekadar kejadian media, melainkan cerminan nyata ketidakpuasan masyarakat terhadap respons penanggulangan bencana.

Agar kepercayaan masyarakat kembali pulih, pemerintah perlu mempercepat perbaikan akses dan transparansi distribusi, bukan sekadar mengklaim stok aman.

Warga sudah menunggu terlalu lama. Suara mereka bukan sekedar protes tapi seruan mendesak agar hak-hak dasar terpenuhi. ***

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kementerian Agama Rejang Lebong

Berita Terbaru