Bulog Ambil Langkah Cepat Usai Viral Gudang di Sibolga Dijarah Korban Banjir

Senin, 1 Desember 2025 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bulog Ambil Langkah Cepat Usai Viral Gudang di Sibolga Dijarah Korban Banjir

i

Bulog Ambil Langkah Cepat Usai Viral Gudang di Sibolga Dijarah Korban Banjir

– Perum Bulog menyikapi serius kejadian penjarahan gudang di Sibolga, Sumatera Utara. Penjarahan dilakukan warga terdampak banjir besar.

Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan kejadian ini akibat terputusnya jalur distribusi pangan selama beberapa hari. Masyarakat dianggap terpaksa mencari cara untuk memenuhi kebutuhan dasarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, Bulog dan kementerian terkait berkomitmen untuk segera menyalurkan bantuan kepada korban bencana.

“Kami memahami masyarakat Sibolga dan Tapanuli Tengah sedang menghadapi situasi darurat akibat bencana yang memutus akses pangan. Fokus utama kami adalah memastikan kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi melalui koordinasi dan langkah kebijakan yang tepat dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Rizal dalam keterangannya, Senin (1/12/2025).

Baca Juga :  Banjir dan Longsor Meluas, Aceh Dinyatakan Darurat Bencana

Bulog berkoordinasi intensif dengan Pemerintah Daerah, Badan Pangan Nasional, TNI, Polri dan instansi lainnya untuk mempercepat pemulihan distribusi pangan. Langkah ini diambil tidak hanya untuk menjaga stabilitas pasokan, tetapi juga untuk menjamin ketertiban dan keamanan di wilayah terdampak.

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, Bulog telah menyalurkan bantuan melalui Program TJSL kepada tiga provinsi terdampak berupa beras 1.500 kg, minyak goreng 300 liter, gula pasir 160 kg, mie instan 20 dus, biskuit 20 dus, dan beras 1.200 dus.

Baca Juga :  Konflik NU saat ini merupakan yang paling menyedihkan sepanjang sejarah

Hingga 30 November 2025, Bulog juga akan menyalurkan beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) dengan rincian 152.893 kg untuk Aceh, 72.630 kg untuk Sumut, dan 61.554 kg untuk Sumbar.

Selain itu, Bantuan Pangan (Banpang) pada Oktober hingga November disalurkan ke tiga provinsi tersebut dengan total beras 10.613.640 kg dan minyak goreng 2.122.728 liter untuk Aceh, beras 16.893.920 kg dan minyak goreng 1.168.928 liter untuk Sumut, serta beras 6.794.960 kg dan 1.358.992 liter. minyak goreng untuk Sumatera Barat.

Baca Juga :  Ukraina meragukan keinginan Rusia untuk perdamaian di tengah laporan rencana AS | Berita perang Rusia-Ukraina

Untuk memperkuat ketersediaan pangan, Bulog juga menambah stok beras ke Sibolga sebanyak 1.562 ton dari Jakarta dan Medan, serta ke Nias sebanyak 1.650 ton dari Jakarta dan Padang. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan pemerataan pasokan dan distribusi di wilayah terdampak bencana

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia