Jokowi menghancurkan Konstitusi dan Demokrasi

Rabu, 19 November 2025 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jokowi menghancurkan Konstitusi dan Demokrasi

i

Jokowi menghancurkan Konstitusi dan Demokrasi

BANDASAPULUAH.COM -Alasan utama mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi menolak menunjukkan ijazah aslinya adalah hanya dia yang bisa menjawab.

Hal itu diungkapkan Wakil Mekumham era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Denny Indrayana, dikutip dari akun Facebook pribadinya, Rabu 19 November 2025.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Yang pasti terkait persoalan ijazah, Hakim Konstitusi Arsul Sani sudah menunjukkan tingkat kenegarawanannya, sedangkan Jokowi semakin menunjukkan sikap sejatinya sebagai perempuan dan merusak konstitusi dan demokrasi, kata Denny.

Menurut Denny, sikap Jokowi sangat miris karena sejarah akan mencatat Indonesia memiliki mantan presiden yang bukan negarawan.

Baca Juga :  Penjualan Perangkat Lunak Video Game dan Perangkat Keras Fisik Baru Saja Mengalami Bulan November Terburuk di AS Sejak 1995

“Para negarawan mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan lainnya. Apalagi mengutamakan kepentingan pribadi dan keluarga di atas kepentingan bangsa dan negara,” kata Denny.

Denny melanjutkan, permasalahan tidak hanya berhenti pada Jokowi saja, pasalnya saat ini putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, menjabat sebagai Wakil Presiden.

Baca Juga :  Absennya Millie Bobby Brown dan David Harbour Dibahas di 'Stranger Things'

Gibran merupakan sosok yang memiliki permasalahan etika dan intelektual, pungkas Denny.

Agensi Digital JetMedia

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kementerian Agama Rejang Lebong

Berita Terbaru