HKB Apresiasi Pelestarian Adat Minangkabau dalam Prosesi Pernikahan Tri Wulan dan Aryza

Kamis, 17 Juli 2025 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDASAPULUAH.COM – Pimpinan Himpunan Keluarga Batang Kapas (HKB) menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan prosesi adat Minangkabau dalam pernikahan Tri Wulan Defridayanti, S.Hum., MBA dan Aryza Abdul Mulki, S.E yang akan digelar pada Jumat (18/7/2025) di Jatirasa, Jati Asih, Kota Bekasi.

Ketua Umum HKB, Bakri Maulana mengatakan, pelaksanaan prosesi adat seperti Maanta Bako, Malam Bainai, dan Malam Bajago-jago mencerminkan komitmen kuat keluarga perantau Minang untuk terus menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya leluhur.

“Kami dari HKB sangat bangga dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Ini bukan sekadar pernikahan, tetapi juga bentuk nyata dari penghormatan terhadap adat Minangkabau di tanah rantau,” ujar Bakri, Kamis (17/7/2025).

Tri Wulan adalah putri ketiga dari tokoh Batang Kapas, H. Fifaldi Rajo Gamunyang, yang juga merupakan Pembina HKB.

Ia menyatakan rasa syukur atas dukungan keluarga besar dan masyarakat Minang yang turut menyemarakkan acara.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas dukungan dan kebersamaan dari keluarga besar Batang Kapas dan para perantau. Ini momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan menunjukkan bahwa nilai adat masih hidup di tengah kehidupan modern,” ungkap H. Fifaldi.

Ketua Harian HKB, Edi Muchdiardi menambahkan, HKB senantiasa mendorong anggotanya untuk tetap memegang teguh nilai-nilai adat dan budaya dalam berbagai momentum kehidupan, termasuk dalam prosesi pernikahan.

Baca Juga :  Rang Punggasan Baralek Gadang di Karawang, Adat Minang Tetap Dijunjung di Tanah Rantau

“Kami selalu mendorong generasi muda Minang, khususnya anak-anak perantau, untuk tidak melupakan akar budayanya. Prosesi adat ini adalah bukti bahwa adat tidak lapuak dek hujan, tidak lekang dek panas,” ucap Edi.

Prosesi pernikahan yang akan digelar mencakup tiga rangkaian utama: Maanta Bako—kunjungan keluarga dari pihak ayah calon pengantin wanita untuk memberikan restu, Malam Bainai—simbol perpisahan calon pengantin wanita dengan masa lajang, serta Malam Bajago-jago.

Acara akan berlangsung di kediaman keluarga mempelai wanita di Jl. Swatantra I No.9 RT 09/RW 05, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jati Asih, Bekasi.

Ketiga tokoh HKB tersebut berharap pernikahan Tri Wulan dan Aryza menjadi rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah serta menjadi inspirasi bagi generasi muda Minang lainnya dalam menjaga adat dan budaya di tanah rantau.

Baca Juga :  Lavonte David Tentang Bryce Young dan Dave Canales - JoeBucsFan.com

Tokoh perantau Minang, Ahman Nurdin, juga menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi terhadap prosesi adat yang akan dilaksanakan.

“Saya mengucapkan selamat kepada ananda Tri Wulan dan Aryza atas pelaksanaan prosesi adat Minangkabau. Semoga acaranya berjalan lancar dan menjadi awal dari kehidupan rumah tangga yang diberkahi,” ujar Ahman.

Ia menambahkan bahwa pelestarian adat seperti ini membuktikan bahwa nilai-nilai budaya Minangkabau tetap hidup di tengah masyarakat perantau.

“Ini adalah bukti kecintaan pada budaya sendiri. Menjaga adat bukan hanya tanggung jawab di kampung halaman, tetapi juga di tanah rantau,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kementerian Agama Rejang Lebong

Berita Terbaru