Pimpin Upacara Hari Santri 2026 di Ponpes Iqra, Wabup Risnaldi Ajak Santri Siap Hadapi Era Digital

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDASAPULUAH.COM – Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim memimpin upacara peringatan Hari Santri Nasional tingkat Kabupaten Pesisir Selatan yang dipusatkan di Pondok Pesantren Iqra, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kamis (22/10/2026).

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti keluarga besar pondok pesantren, jajaran guru, para santri, serta tamu undangan lainnya.

Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan, Yufrizal, beserta jajaran, Camat Koto XI Tarusan Nurlaini, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), pimpinan Pondok Pesantren Iqra beserta jajaran, serta pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Pesisir Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam upacara tersebut, Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar pada peringatan Hari Santri Tahun 2026 yang mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.

Amanat tersebut menekankan pentingnya peran santri dalam melanjutkan perjuangan para ulama dan pendahulu bangsa, tidak hanya melalui penguatan nilai-nilai agama, tetapi juga melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan akhlak mulia.

Dalam amanat Menteri Agama yang disampaikannya, Risnaldi juga mengulas tantangan menuju Indonesia Emas 2045.

Ia mengingatkan para santri bahwa Indonesia Emas bukan sekadar tahun yang dinantikan, melainkan masa depan yang membutuhkan kesiapan sumber daya manusia untuk menghadapi perkembangan teknologi dan persaingan yang semakin ketat.

“Indonesia Emas 2045 itu bukan hanya tahun dan tanggal yang akan kita nantikan, tetapi 2045 itu adalah masa dengan perkembangan teknologi, digitalisasi, dan persaingan yang sangat tinggi,” ujarnya.

Baca Juga :  Buka Bimtek Jitupasna, Wabup Risnaldi Minta OPD Perkuat Kapasitas dan Kesiapsiagaan

Menurut Risnaldi, tahun 2045 akan menjadi masa depan generasi muda yang saat ini sedang menempuh pendidikan, termasuk para santri di Kabupaten Pesisir Selatan. Karena itu, persiapan harus dimulai sejak dini agar mereka mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

Ia mengingatkan bahwa perkembangan teknologi digital, robotika, dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) telah mengubah berbagai aspek kehidupan. Jika tidak diimbangi dengan kemampuan dan pengetahuan yang memadai, generasi muda berisiko tertinggal dalam persaingan.

“Anak-anakku semua, jangankan 2045, hari ini saja perkembangan teknologi sudah begitu tinggi. Teknologi digital, robot, gadget, dan AI semakin berperan. Karena itu, kalau generasi muda tidak mempersiapkan diri sejak dini, mereka bisa tertinggal,” katanya.

Risnaldi menegaskan, para santri tidak boleh merasa rendah diri atau menganggap dirinya kurang mampu dibandingkan anak-anak yang menempuh pendidikan di luar pesantren. Menurutnya, santri juga memiliki kesempatan yang sama untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta berkiprah di berbagai bidang.

Ia mengajak seluruh santri untuk membangun keyakinan bahwa pendidikan pesantren bukan penghalang dalam meraih masa depan. Sebaliknya, bekal ilmu agama, akhlak, dan kedisiplinan yang diperoleh di pesantren harus menjadi kekuatan untuk menghadapi tantangan zaman.

“Tidak ada ceritanya santri tidak siap menghadapi perkembangan zaman. Seluruh santri, di mana pun pesantrennya, harus siap menghadapi dunia digitalisasi, teknologi, dan perubahan zaman,” tegasnya.

Baca Juga :  Aprinal Tanjung Dt Rajo Moleh Ajak Niniak Mamak Jaga Adat dan Siapkan Generasi Penerus

Ia juga mengingatkan para santri agar tidak membatasi cita-cita hanya karena latar belakang pendidikan yang ditempuh. Menurutnya, santri memiliki peluang untuk menjadi ulama, ilmuwan, pendidik, pengusaha, hingga pemimpin bangsa, sepanjang terus belajar, berusaha, dan mengabdikan ilmu bagi masyarakat.

Dalam pesannya, Risnaldi turut menyinggung perjalanan tokoh nasional yang memiliki latar belakang pendidikan pesantren. Ia menyebut KH Ma’ruf Amin sebagai salah satu contoh bahwa pendidikan pesantren dapat menjadi bagian dari perjalanan seseorang menuju posisi penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Jangan anak-anak merasa kurang dan jangan merasa lemah dibandingkan mereka yang di luar pesantren. Masa depan itu pasti ada. Pertanyaannya, siapa yang akan menjemput dan mengejar masa depan itu? Jawabannya adalah kita sendiri, melalui usaha dan ikhtiar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Risnaldi memotivasi para santri di Kabupaten Pesisir Selatan agar berani bermimpi besar dan mempersiapkan diri untuk mengambil peran dalam pembangunan daerah maupun nasional.

Ia menyampaikan bahwa santri yang saat ini belajar di pesantren berpeluang menjadi pemimpin pada masa mendatang, termasuk menduduki jabatan strategis di pemerintahan dan berbagai bidang profesi.

“Bisa jadi hari ini santri-santri yang berada di Kabupaten Pesisir Selatan, nantinya akan menggantikan kepala Kementerian Agama, kepala sekolah, wakil bupati, bupati, gubernur, bahkan jika perlu menjadi presiden dan wakil presiden. Insyaallah,” tuturnya.

Risnaldi menambahkan, tidak ada seorang pun yang mengetahui secara pasti bagaimana masa depannya. Namun, setiap orang memiliki tanggung jawab untuk terus belajar, bekerja, berusaha, dan berdoa dalam meraih cita-cita.

Baca Juga :  Monitor Kesehatan Masyarakat, Tim Gabungan Lakukan Kunjungan Pasca Bencana di Nagari Ngalau Gadang

Ia mengajak para santri menjadikan peringatan Hari Santri sebagai momentum memperkuat semangat belajar, meningkatkan kemampuan diri, serta memadukan penguasaan teknologi dengan nilai-nilai agama dan akhlak mulia.

Pesan tersebut sejalan dengan amanat Menteri Agama bahwa pesantren memiliki tiga fungsi utama yang harus terus diperkuat, yakni pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui fungsi pendidikan, pesantren diharapkan melahirkan generasi berilmu dan berakhlak mulia. Melalui dakwah, pesantren berperan menebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin serta memperkuat kerukunan dan persatuan. Sementara melalui pemberdayaan masyarakat, pesantren diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi, meningkatkan kesejahteraan, dan memberikan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.

Dalam amanat itu juga ditegaskan bahwa Hari Santri bukan hanya milik kalangan pesantren atau umat Islam, melainkan milik seluruh bangsa Indonesia yang menghargai perjuangan, menjunjung persatuan, dan mencintai tanah air.

Peringatan Hari Santri Tahun 2026 diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh santri untuk terus menjaga tradisi pesantren, mengembangkan inovasi, memperkuat persaudaraan, dan mengabdikan diri bagi negeri.

Dengan semangat tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, para santri diharapkan mampu menjadi generasi yang tidak hanya kuat dalam ilmu agama dan akhlak, tetapi juga unggul dalam ilmu pengetahuan, teknologi, serta siap menghadapi tantangan Indonesia pada 2045.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aprinal Tanjung Dt Rajo Moleh Ajak Niniak Mamak Jaga Adat dan Siapkan Generasi Penerus
Buka Pelatihan Kelembagaan Adat, Wabup Risnaldi Dorong Penguatan Peran Ninik Mamak
Wabup Risnaldi Dampingi Menteri PU, Penanganan 14 Titik Longsor di Tapan Dipercepat
Mansurdin Kembali Pimpin PKPS Lampung, Adi Karsyaf Sampaikan Ucapan Selamat
Mansurdin Kembali Dipercaya Pimpin DPW PKPS Lampung, Ahman Nurdin Sampaikan Ucapan Selamat
Resmi Jabat Camat Basaba Tapan, Erna Juita Tekankan Pelayanan Prima kepada Masyarakat
Apresiasi Kepemimpinan HJ-RI, Darmansyah: Meski Efisiensi, Wilayah Eks Pancung Soal Tak Terabaikan
Hadiri Sertijab Camat Basaba Tapan, Wabup Risnaldi Tegaskan Komitmen Pemkab Majukan Tapan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Aprinal Tanjung Dt Rajo Moleh Ajak Niniak Mamak Jaga Adat dan Siapkan Generasi Penerus

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Buka Pelatihan Kelembagaan Adat, Wabup Risnaldi Dorong Penguatan Peran Ninik Mamak

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Pimpin Upacara Hari Santri 2026 di Ponpes Iqra, Wabup Risnaldi Ajak Santri Siap Hadapi Era Digital

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:03 WIB

Wabup Risnaldi Dampingi Menteri PU, Penanganan 14 Titik Longsor di Tapan Dipercepat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Mansurdin Kembali Pimpin PKPS Lampung, Adi Karsyaf Sampaikan Ucapan Selamat

Berita Terbaru