BANDASAPULUAH.COM –
KAMPAR, SAWIT INDONESIA – Koperasi Produsen Plasma Berkat Lestari mitra PT Ramajaya Pramukti (anak usaha Sinar Mas Agribusiness and Food) resmi menjadi koperasi plasma pertama di wilayah operasional Sungai Kampar Tapung Plasma (STPA), Riau yang berhasil memperoleh alokasi dana hibah Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) melalui skema Kemitraan Strategis.
Dukungan pendanaan ini ditujukan untuk peremajaan lahan perkebunan kelapa sawit seluas 645,38 hektar dari total lahan perkebunan yang dikelola koperasi seluas 657 hektar di Desa Beringin Lestari, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar. Pelaksanaan peremajaan rencananya akan dimulai pada tahun 2027 dengan menggunakan benih unggul bersertifikat varietas DxP Damimas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Perkebunan kelapa sawit yang dibangun pada periode 1995–1996 melalui skema Kredit Koperasi Primer Anggota (KKPA) ini telah beroperasi hampir tiga dekade, sehingga peremajaan tanaman sangat mendesak dilakukan guna mengembalikan produktivitas perkebunan secara optimal.
Ketua Koperasi Produsen Plasma Berkat Lestari Subekan mengapresiasi realisasi dana hibah BPDP setelah melalui proses verifikasi intensif selama kurang lebih delapan bulan sejak diajukan melalui sistem Smart PSR.
“Kurang lebih delapan bulan sejak kami menyerahkan dokumen melalui Smart PSR hingga dana BPDP terealisasi. Alhamdulillah, kini kami telah menerima dukungan PSR seluas 645,38 hektar. Kami sangat berterima kasih kepada Dinas Perkebunan Kabupaten Kampar, Ditjen Perkebunan, BPDP, dan PT Ramajaya Pramukti yang setia mendampingi kami sejak awal,” kata Subekan.
Pokok-pokok penting pentingnya kolaborasi kemitraan, target perluasan PSR Sinar Mas, dan penguatan kesejahteraan petani antara lain:
- Role Model Kemitraan Strategis: Asisten Agronomi PT Ramajaya Pramukti Sandy M. Sitorus menegaskan, capaian Koperasi Plasma Berkat Lestari merupakan bukti nyata keberhasilan kolaborasi tiga pilar (petani, pemerintah, dan perusahaan). Ia optimistis keberhasilan ini akan memicu empat koperasi mitra lainnya di kawasan STPA untuk segera mengikuti jejak peremajaan.
- Realisasi & Target Peremajaan Riau: Hingga September 2026, Sinar Mas Agribusiness and Food bersama mitra telah mengawal realisasi program PSR di Provinsi Riau di lahan seluas 6.444 hektar (perkebunan plasma dan swadaya). Untuk periode 2026–2027, perseroan menargetkan tambahan peremajaan seluas 5.773 hektare yang menggunakan dana BPDP.
- Peningkatan Kesejahteraan Tanpa Ekstensifikasi: Melalui integrasi praktik agronomi yang baik (Good Agricultural Practices) dan penggunaan benih unggul, program peremajaan ini diproyeksikan mampu meningkatkan tonase panen petani secara signifikan tanpa perlu melakukan perluasan/pembukaan lahan baru (zero deforestasi).
Keberhasilan Koperasi Produsen Plasma Berkat Lestari mendapatkan dana hibah PSR menjadi angin segar bagi tata kelola perkebunan rakyat di Kabupaten Kampar, sekaligus memperkuat komitmen kemitraan jangka panjang dalam mendukung daya saing industri kelapa sawit berkelanjutan Indonesia.
Sumber: smart-tbk.com
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency






