BANDASAPULUAH.COM – Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Zainal Arifin, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mempercepat terwujudnya Kabupaten Layak Anak (KLA) di Pesisir Selatan.
Hal itu disampaikannya saat Rapat Koordinasi Gugus Tugas KLA yang digelar di ruang rapat Bapperida, Selasa (28/4/2026).
Dalam sambutannya, ia menjelaskan, Kabupaten Layak Anak merupakan sebuah sistem pembangunan yang mengintegrasikan komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat, serta dunia usaha dalam rangka pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, rapat koordinasi tersebut memiliki peran yang sangat strategis dalam memperkuat sinergi lintas sektor, khususnya dalam upaya percepatan pemenuhan indikator KLA.
Ketua Gugus Tugas KLA Pesisir itu menegaskan, keberhasilan KLA tidak hanya menjadi tanggung jawab satu perangkat daerah saja, melainkan merupakan kerja bersama yang membutuhkan komitmen, koordinasi, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
“Keberhasilan KLA adalah hasil kerja bersama. Dibutuhkan komitmen kuat, koordinasi yang baik, dan kolaborasi aktif dari seluruh pihak,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Zainal juga menekankan beberapa hal penting kepada seluruh anggota Gugus Tugas KLA. Di antaranya, perlunya penguatan komitmen untuk secara aktif berkontribusi dalam pemenuhan indikator KLA sesuai tugas dan fungsi masing-masing.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya validitas dan kelengkapan data dukung dalam pengisian indikator KLA.
Menurutnya, data yang akurat menjadi dasar utama dalam proses evaluasi dan penilaian, sehingga harus disiapkan secara maksimal.
Tak hanya itu, ia juga mendorong optimalisasi berbagai program dan kegiatan yang berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak, baik dalam aspek hak sipil, kesehatan, pendidikan, perlindungan khusus, maupun lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif.
Zainal Arifin berharap melalui rapat koordinasi tersebut seluruh pihak dapat menyamakan persepsi, mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi, serta merumuskan langkah-langkah strategis yang lebih efektif dalam percepatan pencapaian Kabupaten Layak Anak di Pesisir Selatan.
Ia juga mengapresiasi capaian Kabupaten Pesisir Selatan yang telah berhasil meraih kategori Madya selama tiga tahun berturut-turut.
Capaian tersebut, menurutnya, merupakan hasil kerja keras seluruh pihak yang terlibat.
Namun demikian, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat semua pihak berpuas diri. Justru sebaliknya, hal itu harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja agar dapat naik ke tingkat yang lebih tinggi.
“Tahun ini kita harus mampu meningkatkan capaian dari kategori Madya ke tingkat berikutnya. Ini harus menjadi target bersama yang diperjuangkan secara serius dan terukur,” ujarnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, ia menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pengisian indikator, penguatan bukti dukung, serta memastikan bahwa program-program yang dilaksanakan benar-benar memberikan dampak nyata bagi anak.
Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat komitmen dan kerja sama demi mewujudkan Kabupaten Pesisir Selatan sebagai Kabupaten Layak Anak yang mampu memberikan perlindungan dan pemenuhan hak anak secara optimal.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri para kepala instansi vertikal, kepala perangkat daerah, ketua lembaga, pimpinan BUMD, anggota Gugus Tugas KLA, serta para undangan lainnya.






