BANDASAPULUAH.COM — Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni Dt Bando Basau resmi membuka turnamen sepak bola Portas Cup I di Nagari Kubu Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Senin (1/6/2026).
Turnamen yang diikuti 24 tim dari tiga provinsi itu berlangsung meriah dan disambut antusias masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Darmansyah, Wakil Ketua DPRD Dani Sopian dan Hakimin, Novrial Bahrun, para kepala OPD, camat, unsur forkopimca, wali nagari dan jajaran, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembukaan ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Hendrajoni di pintu masuk lapangan, dilanjutkan dengan tendangan bola pertama di tengah lapangan sebagai simbol dimulainya pertandingan.
Ratusan masyarakat tampak memadati lapangan sepak bola Nagari Kubu Tapan untuk menyaksikan pembukaan turnamen tersebut.
Ketua Panitia Irfan Candra dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu hingga turnamen bisa terlaksana.
“Berkat kerja sama seluruh pihak, kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik. Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada semua stakeholder yang telah membantu dan mendukung Portas Cup I ini,” ujarnya.
Ia menyebutkan turnamen tersebut diikuti oleh 24 tim dari tiga provinsi, yang akan bertanding memperebutkan gelar juara sekaligus menjadi ajang silaturahmi antarpemain dan masyarakat.
Wali Nagari Kubu Tapan Amrayadi menyampaikan apresiasi atas kehadiran sejumlah pimpinan DPRD Kabupaten Pesisir Selatan dalam pembukaan turnamen.
Menurutnya, kehadiran Ketua DPRD Darmansyah, Wakil Ketua DPRD Dani Sopian, dan anggota DPRD Hakimin menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Kubu Tapan.
“Ini sebuah kebanggaan bagi masyarakat kami. Kehadiran tiga pimpinan DPRD sekaligus di Nagari Kubu Tapan menjadi sejarah tersendiri,” katanya.
Amrayadi menjelaskan, Portas merupakan singkatan dari Persatuan Olahraga Tapan Selatan, sebagai wadah pembinaan olahraga, khususnya sepak bola di wilayah Tapan Selatan.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah, di antaranya terkait pembangunan jalan lingkar yang menghubungkan Kubu Tapan menuju Kampung Tangah, agar akses antarkecamatan semakin terbuka.
Selain itu, ia berharap adanya dukungan untuk penerangan stadion demi menunjang kegiatan olahraga di malam hari.
Amrayadi juga menceritakan sejarah lapangan sepak bola Kubu Tapan yang dibangun pada 1981, lalu dikembangkan menjadi stadion pada 2018 melalui swadaya masyarakat bersama dukungan PT Kemilau Permata Sawit.
Senada dengan itu, Tokoh masyarakat Novrial Bahrun berharap Portas Cup dapat menjadi agenda rutin tahunan di Kubu Tapan.

“Harapan kita minimal sekali setahun kegiatan ini bisa dilaksanakan. Ini terlaksana berkat swadaya dari berbagai pihak. Mudah-mudahan dari sini lahir pemain-pemain sepak bola yang handal untuk Pesisir Selatan,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta dan suporter menjaga sportivitas sepanjang turnamen.
“Kita sukseskan dari hari ini sampai final nanti. Jangan berkelahi, junjung sportivitas, karena kita semua badunsanak,” pesannya.
Ketua DPRD Pesisir Selatan Darmansyah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen tersebut.
Ia juga menegaskan pemerintah daerah terus memberi perhatian terhadap pembangunan di wilayah Tapan.
“Apa yang disampaikan wali nagari tadi, Bupati sudah berbuat. Tinggal menunggu waktu pelaksanaannya. Kita beruntung mendapatkan Bupati Bapak Hendrajoni yang sangat perhatian terhadap Tapan,” katanya.
Ia menyebutkan pembangunan RSUD Pratama Tapan mendapat tambahan anggaran Rp19 miliar untuk pembangunan ruang rawat inap baru. Selain itu, Puskesmas Tapan juga mendapat alokasi Rp4 miliar tahun ini.

Darmansyah menambahkan, pembangunan jalan Kubu Tapan menuju Kampung Tangah juga telah mendapat perhatian dari pemerintah dan diharapkan segera terealisasi.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa segera diaspal,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Hendrajoni mengaku bangga bisa hadir langsung membuka Portas Cup I. Ia menyebut Tapan memiliki kedekatan emosional baginya.
“Kenapa saya datang hari ini, karena Tapan ini tidak asing lagi bagi saya. Tapan ini sudah seperti kampung saya sendiri,” kata Hendrajoni disambut tepuk tangan masyarakat.
Ia berharap turnamen ini menjadi wadah kegiatan positif bagi generasi muda melalui olahraga.
“Dengan kegiatan ini kita mencari hal-hal yang positif. Yang positif itu olahraga, mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan,” ucapnya.
Menanggapi aspirasi masyarakat soal pembangunan jalan, Hendrajoni mengatakan usulan tersebut langsung ditindaklanjuti pemerintah daerah.
“Jalan yang sekitar tiga kilometer itu waktu Pak Wali bersama Datuk Novrial Bahrun datang ke rumah dinas menyampaikan kepada saya, besoknya langsung saya perintahkan Dinas PU turun mengukur,” ungkapnya.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan di wilayah Tapan, baik infrastruktur maupun fasilitas pelayanan masyarakat.
“RSUD Pratama Tapan kita tambah Rp19 miliar, Puskesmas Tapan Rp4 miliar. Jalan-jalan tetap kita perjuangkan. Kita akan bangun semuanya secara bertahap,” tegas Hendrajoni.
Menurut Hendrajoni, upaya pembangunan daerah harus dilakukan dengan kerja keras mencari dukungan anggaran hingga ke pemerintah pusat.
“Kalau saya tidak ada di Pessel, saya sedang mencari uang ke Jakarta. Karena uang itu banyak di Jakarta, dan itu yang kita perjuangkan untuk pembangunan Pesisir Selatan,” ujarnya. Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh tim, official, dan suporter untuk menjaga sportivitas selama turnamen berlangsung hingga final.






