HJK ke-78, Hendrajoni: Pessel Harus Melompat Jadi Daerah Maju dan Berkeadilan

Rabu, 15 April 2026 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDASAPULUAH.COM – Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni menegaskan, peringatan Hari Jadi Kabupaten Pesisir Selatan ke-78 bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk menghidupkan kembali ingatan kolektif sekaligus memperkuat arah pembangunan ke depan.

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Paripurna DPRD dalam rangka Hari Jadi ke-78 Kabupaten Pesisir Selatan di Painan Convention Center, Rabu (15/4/2026).

“Hari ini kita tidak sekadar memperingati sebuah tanggal. Kita sedang menghidupkan kembali ingatan kolektif tentang perjalanan panjang daerah yang kita cintai,” ujar Hendrajoni.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebutkan, 15 April 1948 merupakan tonggak resmi lahirnya Kabupaten Pesisir Selatan. Namun secara historis, daerah ini telah dikenal sejak berabad-abad lalu sebagai kawasan strategis dengan kekayaan emas, lada, serta pelabuhan penting seperti Indrapura dan Salido.

“Daerah ini bukan hanya saksi sejarah, tetapi juga pelaku sejarah dalam perdagangan dunia, masa kolonial, hingga perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga :  Viral Video Mobil Bongkar Tangki di Pessel Usai Isi BBM di SPBU, Begini Penjelasannya

Dalam kesempatan itu, Hendrajoni memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang diraih pemerintah daerah.

Di antaranya, tingkat kemiskinan berhasil ditekan menjadi 6,52 persen pada 2025, Indeks Pembangunan Manusia meningkat dari 71,72 menjadi 73,72, serta angka harapan hidup mencapai 73,68 tahun.

Selain itu, prevalensi stunting terus menurun, rata-rata lama sekolah meningkat menjadi 9,06 tahun, dan indeks reformasi birokrasi melonjak dari 58,82 menjadi 79,48.

“Ini bukan sekadar angka, ini adalah hasil dari kerja keras kita bersama,” katanya.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi, seperti pertumbuhan ekonomi yang melambat di angka 3,62 persen, ketimpangan yang masih terjadi, keterbatasan infrastruktur dan konektivitas, serta rendahnya nilai tambah sektor unggulan.

Baca Juga :  Vasko Ruseimy Janji Tuntaskan Persoalan Pukat Harimau di Pessel Lewat Pendekatan Ninik Mamak

“Kita juga berada di wilayah rawan bencana seperti banjir, abrasi, dan dampak perubahan iklim. Namun inilah realitas yang harus kita taklukkan,” ujarnya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah daerah tetap menjalankan berbagai program strategis pada tahun 2026 meski di tengah keterbatasan fiskal.

Di antaranya renovasi Masjid Terapung, pengelolaan sampah, perbaikan tanggul sungai, rehabilitasi ruang NICU/PICU, pemeliharaan drainase Painan, pembangunan Pasar Surantih dan Pasar Painan, rehabilitasi 10 daerah irigasi, serta normalisasi delapan sungai melalui dukungan Balai Wilayah Sungai.

Selain itu, pascabencana banjir, pemerintah bersama BNPB telah membangun 53 unit hunian sementara, 85 hunian tetap, dan 31 hunian mandiri bagi masyarakat terdampak.

Ke depan, Hendrajoni menegaskan bahwa Pesisir Selatan tidak boleh hanya berjalan, tetapi harus melompat menjadi daerah yang maju, berkelanjutan, sejahtera, dan berkeadilan.

Baca Juga :  Jangan Khawatir, Bank Nagari Painan Jamin Ketersediaan Uang Tunai Selama Libur Lebaran 2024

Ia juga menekankan percepatan pembangunan infrastruktur dan konektivitas, termasuk akses menuju Alahan Panjang, serta peningkatan nilai tambah sektor unggulan melalui inovasi dan hilirisasi.

“Saya tegaskan kepada ASN, jangan hanya menjadi pelaksana, jadilah solusi. Masyarakat butuh pelayanan nyata,” tegasnya.

Dalam momentum tersebut, juga ditandai dengan langkah strategis kerja sama investasi dengan Riyadh Group Indonesia melalui penandatanganan nota kesepahaman pengembangan kawasan wisata Bukit Ameh dan sekitarnya di kawasan Mandeh.

“Ini adalah pintu masuk investasi, lapangan kerja, dan pertumbuhan baru,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Hendrajoni mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan hari jadi ini sebagai titik balik dalam mempercepat pembangunan.

“Dengan semangat gotong royong, saya yakin Pesisir Selatan akan melompat menjadi daerah yang lebih maju dan bermartabat,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mansurdin Kembali Pimpin PKPS Lampung, Adi Karsyaf Sampaikan Ucapan Selamat
Mansurdin Kembali Dipercaya Pimpin DPW PKPS Lampung, Ahman Nurdin Sampaikan Ucapan Selamat
Resmi Jabat Camat Basaba Tapan, Erna Juita Tekankan Pelayanan Prima kepada Masyarakat
Apresiasi Kepemimpinan HJ-RI, Darmansyah: Meski Efisiensi, Wilayah Eks Pancung Soal Tak Terabaikan
Hadiri Sertijab Camat Basaba Tapan, Wabup Risnaldi Tegaskan Komitmen Pemkab Majukan Tapan
Jelang Muswil XIII PKPS Lampung, Adi Karsyaf dan Alirman Sori Tekankan Soliditas dan Persatuan
Muswil XIII PKPS Lampung, Momentum Perkuat Persatuan Perantau Pesisir Selatan
Pertemuan ISKADA se-Sumbar di Mandeh, Pemkab Pessel Tekankan Sinergi Pemberdayaan Perempuan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Mansurdin Kembali Pimpin PKPS Lampung, Adi Karsyaf Sampaikan Ucapan Selamat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Mansurdin Kembali Dipercaya Pimpin DPW PKPS Lampung, Ahman Nurdin Sampaikan Ucapan Selamat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Resmi Jabat Camat Basaba Tapan, Erna Juita Tekankan Pelayanan Prima kepada Masyarakat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Apresiasi Kepemimpinan HJ-RI, Darmansyah: Meski Efisiensi, Wilayah Eks Pancung Soal Tak Terabaikan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:10 WIB

Hadiri Sertijab Camat Basaba Tapan, Wabup Risnaldi Tegaskan Komitmen Pemkab Majukan Tapan

Berita Terbaru