BANDASAPULUAH.COM – Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan Andra Respati, menegaskan komitmennya untuk terus bekerja membangun daerah, khususnya Kecamatan Koto XI Tarusan.
Hal itu disampaikan oleh politisi Gerindra itu dalam acara Musrenbang Kecamatan Koto XI Tarusan yang digelar di Aula Kantor Camat setempat, Rabu (11/2/2026).
Ia menekankan bahwa kontestasi politik telah usai dan saat ini seluruh elemen harus bersatu demi kemajuan bersama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini anggota saya, ini tim saya, nggak, semuanya sama. Politik sudah habis, arah tujuan kita untuk membangun Kecamatan Koto XI Tarusan lebih maju ke depannya,” ujar Andra.
Ia mengakui, keterbatasan dana pokok-pokok pikiran (pokir) bukan alasan untuk berhenti bergerak.
Menurutnya, sebagai wakil rakyat ia tidak ingin hanya berdiam diri tanpa upaya nyata.
“Dengan keadaan dana pokir yang sedikit, saya selaku anggota DPRD tidak hanya tinggal diam. Kalau diam-diam saja, sampai kapan daerah kita akan maju?” katanya.
Bahkan, Andra mengungkapkan dirinya rela menggunakan dana pribadi untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Ia beberapa kali mendatangi kementerian di Jakarta demi membuka peluang dukungan pembangunan untuk daerah.
“Saya pribadi bahkan pakai dana pribadi pergi ke Jakarta, datang ke kementerian. Tapi saya bangga dan bahagia. Mungkin Allah mentakdirkan saya menjadi wakil rakyat, dengan cara inilah saya membantu,” ungkapnya.
Sebagai politisi yang juga dikenal sebagai seniman, Andra menyadari bahwa dalam perjuangan tidak lepas dari cacian, hinaan hingga fitnah. Namun hal tersebut tidak menjadi beban baginya.
“Cacian, fitnah, hinaan itu nggak jadi masalah bagi saya. Ada malaikat kiri dan kanan yang mencatat amal baik dan buruk manusia. Dicaci, dihina, kita diam saja. Cukup berdoa, ya Allah tenangkan hati dan jiwa saya, berikan keadilan,” tuturnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga komunikasi dan kebersamaan demi kemajuan daerah.
“Kita harus terus berkomunikasi agar Kecamatan Koto XI Tarusan maju. Pembangunan maju, kebudayaan maju, keagamaan juga maju,” tegas Andra.






