BANDASAPULUAH.COM — Halilintar FC menunjukkan performa impresif di bawah arahan pelatih Haviz Canna dengan menaklukkan Richo Family FC Airhaji 3-0 pada babak semifinal Alta Cup IX. Hasil ini sekaligus mengamankan tiket Halilintar FC ke partai final.
Pertandingan yang berlangsung sengit sejak awal memperlihatkan kedua tim bermain disiplin.
Pada babak pertama, Halilintar FC sempat kesulitan mengembangkan permainan akibat rapatnya lini pertahanan lawan. Hingga turun minum, skor masih bertahan 0-0.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Memasuki babak kedua, sentuhan strategi Haviz Canna mulai terlihat. Evaluasi yang dilakukan di ruang ganti serta rotasi pemain yang tepat membuat permainan Halilintar FC lebih hidup dan agresif.
Kebuntuan akhirnya pecah melalui sundulan bek tengah Doni Setiawan yang memanfaatkan umpan bola mati dari Rendi di sisi kiri pertahanan Richo Family FC.
Gol tersebut memecah kebuntuan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri skuad Halilintar.
Tekanan terus dilancarkan hingga membuahkan gol kedua. Yhaldy yang masuk sebagai pemain pengganti berhasil mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan memanfaatkan bola rebound, setelah penjaga gawang lawan gagal mengantisipasi umpan silang dari Rendi.
Tak berhenti sampai di situ, Halilintar FC menutup kemenangan dengan gol ketiga di masa injury time babak kedua. Rendi yang lolos dari jebakan offside sukses melepaskan sepakan keras yang tak mampu dibendung kiper lawan.
Pelatih Halilintar FC, Haviz Canna, mengungkapkan rasa syukur atas kemenangan tersebut. Ia menilai para pemain mampu menjalankan instruksi dengan baik, terutama setelah evaluasi di babak pertama.
“Di babak pertama kita memang sedikit kehilangan ritme, tapi setelah evaluasi, pemain bisa bangkit dan menjalankan strategi dengan maksimal. Alhamdulillah hasilnya sesuai harapan,” ujarnya.
Haviz juga menegaskan bahwa kemenangan ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim, termasuk kontribusi pemain pengganti yang mampu memberikan dampak signifikan dalam pertandingan.
Lebih lanjut, ia mengaku bangga karena untuk pertama kalinya Halilintar FC berhasil melangkah ke final sejak mengikuti Alta Cup.
Meski demikian, Haviz menegaskan bahwa timnya tidak ingin cepat berpuas diri dan akan fokus mempersiapkan diri menghadapi laga final.
“Perjalanan kita belum selesai. Masih ada satu pertandingan penting di depan. Kita akan tetap rendah hati, terus bekerja keras, berikhtiar semaksimal mungkin, serta berdoa dan bertawakal kepada Allah SWT. Mudah-mudahan di final nanti kita bisa kembali memberikan yang terbaik,” tutupnya
Pada partai puncak, Halilintar FC akan menghadapi Dubarta FC yang sebelumnya menang tipis 1-0 atas Tebing Tinggi FC.
Laga ini diprediksi berlangsung sengit karena merupakan derby sekota antara dua tim asal Tanjung Pondok Tapan dan Dusun Baru.






