BANDASAPULUAH.COM — Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, menghadiri Wisuda Tahfidz Qur’an Angkatan ke-2 Lembaga Pendidikan Qur’an (LPQ) Masjid Babul Khairat Koto Pulai, Nagari Barung-Barung Belantai Selatan, Kecamatan Koto XI Tarusan, Ahad (29/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Risnaldi Ibrahim menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an tidak hanya sebatas hafalan, tetapi juga sebagai pedoman hidup yang diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Ketua DPRD Ermizen, Kepala Kantor Kementerian Agama Yufrizal beserta jajaran, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Barung-Barung Belantai, alim ulama, cadiak pandai, Bundo Kanduang, para wali nagari, para guru, panitia pelaksana, santri, serta jamaah masjid dan tamu undangan lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Wabup Risnaldi menyampaikan bahwa menjadi seorang hafiz Al-Qur’an merupakan sebuah kemuliaan, namun tantangan ke depan adalah bagaimana hafalan tersebut mampu diwujudkan dalam bentuk amalan nyata.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama orang tua, untuk berperan aktif dalam membimbing anak-anak agar menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sejak dini.
“Atas nama Pemerintah Daerah, kami mengucapkan selamat dan menyampaikan salam dari Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni. Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin,” tambahnya.
Risnaldi mengungkapkan rasa bangga dan bahagia atas terselenggaranya wisuda tahfidz tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan amalan yang dimuliakan oleh Allah SWT dan membawa dampak positif, tidak hanya bagi para santri, tetapi juga bagi keluarga dan lingkungan sekitar.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para orang tua, guru, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendidik dan membina para santri hingga mampu menghafal Al-Qur’an.
“Berbanggalah para orang tua, karena anak-anak kita ini adalah hasil didikan yang luar biasa. Keluarga adalah madrasah pertama yang menentukan arah pendidikan anak menuju jalan yang diridhai Allah SWT,” katanya.
Selain itu, Wabup juga menyampaikan terima kasih kepada para perantau yang turut berpartisipasi dalam mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menilai keberadaan rumah tahfidz, masjid, dan lembaga pendidikan Al-Qur’an sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda di tengah tantangan zaman.
“Keberadaan lembaga seperti ini menjadi benteng moral bagi generasi kita. Al-Qur’an adalah petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa, dan kita berharap anak-anak kita menjadi bagian dari itu,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa anak-anak merupakan aset berharga atau mutiara bagi keluarga dan nagari yang harus dijaga bersama.
Tanggung jawab pembinaan tersebut tidak hanya berada di tangan orang tua, tetapi juga seluruh unsur masyarakat, termasuk niniak mamak, tokoh adat, dan pemerintah.
Menutup sambutannya, Risnaldi Ibrahim memberikan apresiasi khusus kepada Kerapatan Adat Nagari Barung-Barung Belantai dan seluruh masyarakat yang telah berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan keagamaan tersebut.
Ia berharap, kegiatan wisuda tahfidz ini terus berlanjut dan mampu melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga kokoh dalam pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.






