Cirebon Lumpuh, Kantor Pemerintahan Juga Terendam Akibat Banjir

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cirebon Lumpuh, Kantor Pemerintahan Juga Terendam Akibat Banjir

i

Cirebon Lumpuh, Kantor Pemerintahan Juga Terendam Akibat Banjir

– Kabupaten Cirebon, Jawa Barat terendam akibat banjir yang terjadi pada Selasa (23/12/2025) sore.

Banjir di Cirebon juga merendam kompleks pemerintahan Kabupaten Cirebon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon mencatat, 24 desa di Kabupaten Cirebon terdampak banjir dan tanah longsor.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cirebon, Hadi Eko mengatakan, 24 desa tersebut tersebar di delapan kecamatan se-Kabupaten Cirebon.

Diantaranya, enam desa di Kecamatan Sumber, dua desa di Kecamatan Talun, sembilan desa di Kecamatan Plumbon, tiga desa di Kecamatan Tengahtani, dan masing-masing satu desa di Kecamatan Mundu, Weru, Kedawung, dan Gunungjati.

Bahkan kompleks perkantoran Pemkab Cirebon pun tak luput dari banjir.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas, Polsek Mancak, Polres Cilegon Aktif Lakukan Kunjungan dan Silaturahmi ke Kantor Desa

Selain pemukiman, banjir di wilayah Kecamatan Sumber juga merendam kompleks perkantoran Pemkab Cirebon, kata Hadi Eko seperti dimuat Tribuncirebon.com, Rabu (24/12/2025).

Selain banjir, salah satu desa di Cirebon juga dilanda longsor, yakni Desa Sidawangi, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

Dia memastikan tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir bandang tersebut, meski demikian jumlah warga terdampak dan rumah yang terendam banjir masih dalam pendataan.

“Kami mencatat, warga terdampak banjir baru sekitar 40 orang yang mengungsi di wilayah Desa Dawuan, Kecamatan Tengahtani, dan kini sudah kembali ke rumah masing-masing,” kata Hadi Eko.

Hingga saat ini, tim Pusdalops BPBD Kabupaten Cirebon masih dikerahkan di lapangan untuk mengkaji dampak banjir dan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait dalam menangani dampak tersebut.

Baca Juga :  OTT KPK juga menangkap Haji Kunang, ayah Bupati Bekasi

Ia mengatakan, banjir di Kabupaten Cirebon pada Selasa dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi yang cukup lama, termasuk di wilayah hulu yakni Kabupaten Kuningan.

Pihaknya mencatat sejumlah sungai meluap, antara lain Sungai Soka, Sungai Kedungpane, Bendungan Rajadana, Saluran Pembuangan Cikuya, dan sejumlah saluran utama di perkotaan.

Selain hujan, pendangkalan sungai akibat sedimentasi dan sistem drainase yang belum optimal di beberapa titik juga memperparah dampak banjir yang merendam pemukiman warga, kata Hadi Eko.

Indonesia akan terus dilanda bencana pada akhir tahun 2025 akibat cuaca buruk dan kerusakan lingkungan.

Kini Cirebon giliran Jawa Barat yang dilanda banjir bandang pada Selasa (23/12/2025) sore.

Baca Juga :  Longsor Tewaskan Empat Nyawa Satu Keluarga di Tapanuli Tengah, Banjir Bandang Juga Ancam Sibolga

Tiga wilayah di Cirebon dilaporkan terendam banjir, yakni Kecamatan Sumber, Talun, dan Harjamukti.

Banjir terparah terjadi di Kecamatan Sumber dengan ketinggian air mencapai sekitar satu meter.

Banjir bahkan merendam jalan-jalan utama di Cirebon.

Seorang pengendara sepeda motor terlihat menerobos arus banjir dan nyaris terseret arus deras hingga ditolong warga sekitar.

Warga menyebut banjir jarang terjadi di Cirebon.

Akibat banjir tersebut, aktivitas masyarakat lumpuh total.

Sekolah, perkantoran, dan pusat bisnis terpaksa menghentikan aktivitas karena akses jalan tidak bisa dilalui kendaraan

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia