Pelajari Tata Krama Terlebih Dahulu Sebelum Berbicara!

Jumat, 19 Desember 2025 - 19:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Pelajari Tata Krama Terlebih Dahulu Sebelum Berbicara!

i

Pelajari Tata Krama Terlebih Dahulu Sebelum Berbicara!

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

– Mantan Menteri Luar Negeri Malaysia, Tan Sri Rais Yatim, mengkritik Menteri Dalam Negeri Indonesia (Mendagri) Tito Karnavian.

Kritik ini muncul menyusul pernyataan Tito yang membandingkan nilai bantuan Malaysia dengan bantuan pemerintah Indonesia untuk korban bencana di Sumatera dan Aceh.

Rais Yatim menilai pernyataan Tito tidak mencerminkan etika komunikasi pejabat publik, khususnya terkait isu kemanusiaan dan hubungan antar negara.

Ia bahkan menyarankan agar Tito mempelajari sopan santun dan tata krama terlebih dahulu sebelum menyampaikan pernyataan di depan umum.

Baca Juga :  Kapolsek Kramatwatu Berikan Arahan Kepada Anggota Piket –

Seorang menteri harusnya tahu tata krama dan sopan santun. Tito perlu diantar ke sekolah dulu

Menurut Rais, membandingkan bantuan kemanusiaan dari segi jumlah berpotensi menyinggung perasaan dan merusak hubungan baik Indonesia dan Malaysia.

Ia menegaskan, bantuan kemanusiaan harus dilihat dari niat dan manfaatnya, bukan hanya nominalnya saja.

Polemik ini bermula dari reaksi netizen Malaysia terhadap pernyataan Tito Karnavian yang menyebutkan nilai bantuan Malaysia setara Rp 1 miliar.

Sejumlah netizen menilai perbandingan tersebut tidak sesuai dengan nilai tukar dan konteks bantuan yang diberikan.

Baca Juga :  Winona Ryder Memiliki Persyaratan Besar Untuk Bergabung dengan Stranger Things Netflix

Kritik dari Malaysia pun mendapat perhatian dari aktivis media sosial Indonesia, Chusnul Chotimah.

Ia mengaku prihatin karena pernyataan pejabat Indonesia menuai kritik dari negara tetangga.

Chusnul pun mengaitkan Tito Karnavian sebagai bagian dari peninggalan pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Ia menilai polemik ini membuka kembali perdebatan tentang cara pejabat publik berkomunikasi pada era sebelumnya.

Sebelumnya Tito Karnavian memberikan klarifikasi melalui podcast SLM – Local Voices Go Global.

Baca Juga :  Siapa Peter Berkowitz? Pemicu Ketua Umum PBNU Gus Yahya diminta mundur adalah Kiai Syuriah

Ia mengatakan, bantuan yang banyak dibicarakan bukan berasal dari pemerintah Malaysia, melainkan dari pihak swasta, sehingga menurutnya tidak tepat jika disebut sebagai bantuan antar negara.

Meski sudah dijelaskan, polemiknya belum mereda.

Pernyataan Tan Sri Rais Yatim justru semakin menegaskan sorotan masyarakat akan pentingnya etika, kehati-hatian, dan kepekaan diplomasi dalam menyampaikan pernyataan pejabat negara.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komdigi dan Polri Perkuat Sinergi Berantas Judi Online dan Penipuan Digital
BNN Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamine, Warga Taiwan Jadi Tersangka
Hadapi Tekanan Digital, Meutya Hafid Ingatkan Pentingnya Kesehatan Mental Jurnalis
Operasi Taat 2026 Dimulai, Polri Ajak Masyarakat Utamakan Keselamatan Berlalu Lintas
Bantu Warga Hadapi Kemarau, Brimob Polda Kalbar Distribusikan Air Bersih
Muhammadiyah Dorong Potensi Lokal Jadi Peluang Usaha Pariwisata
Indonesia dan Australia Satukan Langkah Melindungi Anak dari Risiko Digital
Jaga Keselamatan Siswa, Kemendikdasmen Sesuaikan Pelaksanaan TKA di Wilayah Bencana

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Komdigi dan Polri Perkuat Sinergi Berantas Judi Online dan Penipuan Digital

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:50 WIB

BNN Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamine, Warga Taiwan Jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Hadapi Tekanan Digital, Meutya Hafid Ingatkan Pentingnya Kesehatan Mental Jurnalis

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Operasi Taat 2026 Dimulai, Polri Ajak Masyarakat Utamakan Keselamatan Berlalu Lintas

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Bantu Warga Hadapi Kemarau, Brimob Polda Kalbar Distribusikan Air Bersih

Berita Terbaru