BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Perairan Nias

Senin, 15 Desember 2025 - 05:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Perairan Nias

i

BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Perairan Nias

Jakarta –

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan ada potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan di Sumut. Potensi gelombang tinggi mencapai 1,25 hingga 2,5 meter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Melansir Antara, Senin (15/12/2025), sejumlah perairan di Sumut adalah perairan sebelah barat Kepulauan Nias, perairan sebelah barat Kepulauan Batu, dan Samudera Hindia sebelah barat Kepulauan Nias.

Kondisi gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi pada 15 hingga 17 Desember 2025, kata Rizky Ramadhan, prakiraan cuaca Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II BMKG di Medan.

Baca Juga :  Viral Usai Kebakaran Gedung, Terra Drone Tracks Aktif Memetakan Lahan Sawit di Sumatera

GULIR UNTUK MELANJUTKAN ISI

Peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang dipicu oleh Siklon Tropis Bakung (9,0 LS 94,9°BT) di Samudera Hindia barat daya Lampung, Siklon Seed 925 (3,9°1,5 90,3BT) di Samudera Hindia sebelah barat Bengkulu, dan Siklon Seed 938 (12,4″S 112,7BT) di Samudera Hindia selatan Jawa Timur.

Baca Juga :  Hadapi Karhutla di Sumatera dan Kalimantan, TNI AU Perkuat Dukungan Operasi Udara

Pola angin di wilayah utara Indonesia umumnya bergerak dari barat laut ke timur laut dengan kecepatan angin berkisar antara 4-20 knot. Di Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari barat daya ke barat laut dengan kecepatan angin berkisar 6-25 knot.

BMKG mengingatkan pemangku kepentingan untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi. Jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang laut mencapai 1,25 meter, maka berisiko bagi pelayaran menggunakan kapal nelayan.

Baca Juga :  Salah satu pekerjaan terpenting di dunia sedang diperebutkan - Bisakah Sauli Niinistö atau Sanna Marin mendapatkannya?

Kecepatan angin sampai dengan 16 knot dan tinggi gelombang sampai dengan 1,5 meter menimbulkan resiko terhadap keselamatan navigasi kapal tongkang, sedangkan kecepatan angin sampai dengan 21 knot dan tinggi gelombang sampai dengan 2,5 meter menimbulkan resiko terhadap keselamatan kapal yang melintasinya.

(dek/dek)

Agensi Digital JetMedia

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komdigi dan Polri Perkuat Sinergi Berantas Judi Online dan Penipuan Digital
BNN Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamine, Warga Taiwan Jadi Tersangka
Hadapi Tekanan Digital, Meutya Hafid Ingatkan Pentingnya Kesehatan Mental Jurnalis
Operasi Taat 2026 Dimulai, Polri Ajak Masyarakat Utamakan Keselamatan Berlalu Lintas
Bantu Warga Hadapi Kemarau, Brimob Polda Kalbar Distribusikan Air Bersih
Muhammadiyah Dorong Potensi Lokal Jadi Peluang Usaha Pariwisata
Indonesia dan Australia Satukan Langkah Melindungi Anak dari Risiko Digital
Jaga Keselamatan Siswa, Kemendikdasmen Sesuaikan Pelaksanaan TKA di Wilayah Bencana

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Komdigi dan Polri Perkuat Sinergi Berantas Judi Online dan Penipuan Digital

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Hadapi Tekanan Digital, Meutya Hafid Ingatkan Pentingnya Kesehatan Mental Jurnalis

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Operasi Taat 2026 Dimulai, Polri Ajak Masyarakat Utamakan Keselamatan Berlalu Lintas

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Bantu Warga Hadapi Kemarau, Brimob Polda Kalbar Distribusikan Air Bersih

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:37 WIB

Muhammadiyah Dorong Potensi Lokal Jadi Peluang Usaha Pariwisata

Berita Terbaru