Resmi Pimpin Tim Pembina Posyandu, Lisda Hendrajoni Tekankan Transformasi Layanan

Rabu, 10 September 2025 - 12:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

BANDASAPULUAH.COM – Posyandu tidak lagi sekadar tempat penimbangan balita dan imunisasi, tetapi kini telah bertransformasi menjadi kelembagaan terpadu yang berperan strategis dalam pembangunan daerah.

Hal itu ditekankan Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus anggota DPR RI, Lisda Hendrajoni, saat dikukuhkan sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pesisir Selatan oleh Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Painan, Rabu (10/9/2025).

Lisda Hendrajoni, yang juga dikenal aktif dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat, menegaskan bahwa pengukuhan Tim Pembina Posyandu ini bukan hanya kegiatan seremonial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selamat kepada Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pesisir Selatan yang baru saja dikukuhkan. Jabatan ini bukan sekadar posisi, tetapi amanah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Momentum ini juga mengajak kita mengubah cara pandang terhadap posyandu,” kata Lisda.

Ia menjelaskan bahwa paradigma lama tentang posyandu yang hanya fokus pada kesehatan ibu dan anak harus diubah.

“Dulu kita mengenal posyandu hanya sebagai pos pelayanan kesehatan dasar, seperti penimbangan balita, imunisasi, dan pemantauan kehamilan. Namun sejak tahun 2024, Kementerian Dalam Negeri mengeluarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu, yang memaksa kita mengubah cara pandang terhadap posyandu,” jelasnya.

Baca Juga :  Diterjang Ombak dan Angin Kencang, 2 Warga Pessel Dilaporkan Hilang

Lisda memaparkan bahwa posyandu kini telah menjadi kelembagaan yang bermitra dengan pemerintah nagari dan sejajar dengan organisasi kemasyarakatan lainnya.

“Di tingkat desa atau nagari, posyandu telah bertransformasi dari sekadar kegiatan kesehatan menjadi kelembagaan yang setara dengan PKK, LPMN, dan Karang Taruna. Pos ini berkembang menjadi pusat layanan terpadu yang dikenal sebagai Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), mencakup layanan kesehatan, pendidikan, sosial, perumahan rakyat, pekerjaan umum, dan ketertiban serta perlindungan masyarakat,” paparnya.

Selain itu, Lisda juga menyoroti peran strategis posyandu dalam mendukung berbagai isu pembangunan nasional dan daerah.

“Posyandu memiliki peran penting dalam penanganan stunting, pengendalian inflasi, pencegahan tindak kekerasan terhadap anak dan perempuan, gerakan pangan lokal, serta gerakan keluarga sehat tanggap bencana. Namun, kita juga dihadapkan pada tantangan keterbatasan anggaran yang mempengaruhi penyelenggaraan pembangunan di daerah. Kondisi ini menuntut inovasi agar kita bisa mempercepat pembangunan Pesisir Selatan,” tegasnya.

Lisda menambahkan, Pemkab Pesisir Selatan telah memiliki berbagai program unggulan pro rakyat untuk menjawab tantangan tersebut.

“Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Selatan memiliki program unggulan pro rakyat, yaitu Nagari Kanyang, Nagari Pandai, Nagari Mangaji, Nagari Sehat, dan Nagari Sejahtera. Posyandu sebagai kelembagaan memiliki jaringan hingga ke tingkat bawah, sehingga dapat menjadi instrumen penting untuk mendukung suksesnya program tersebut,” katanya.

Baca Juga :  Muara Surantih Terancam Dangkal, Nelayan dan Warga Minta Normalisasi Sungai

Ia menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah daerah dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mengoptimalkan peran posyandu.

“Posyandu bisa menjadi perpanjangan tangan perangkat daerah dalam menyelenggarakan kegiatan hingga tingkat nagari, khususnya dalam penyelenggaraan 6 SPM. Keberhasilan posyandu sangat bergantung pada kerja sama erat pemerintah, masyarakat, dan semua pihak terkait. Kami juga berharap dukungan penuh dari Bupati dan Wakil Bupati selaku penasihat Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pesisir Selatan, baik dalam fasilitasi maupun pendanaan melalui kebijakan yang ada,” ujar Lisda.

Ia menutup sambutannya dengan ajakan untuk menjadikan posyandu sebagai garda terdepan pembangunan.

“Harapan kita semua, kegiatan posyandu menjadi salah satu formula tepat menjawab tantangan pembangunan demi mewujudkan Pesisir Selatan yang maju, tumbuh, dan berkelanjutan. Dengan kepemimpinan yang kuat dan komitmen Bapak Bupati Hendrajoni, kita mampu menjalankan tugas ini sebaik-baiknya. Semoga Allah SWT memberikan bimbingan, perlindungan, dan ridho-Nya kepada kita semua,” pungkasnya.

Baca Juga :  Ampiang Parak Raih Tsunami Ready UNESCO, Wabup Risnaldi Ajak Masyarakat Perkuat Kesiapsiagaan

Sementara itu, Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim menegaskan bahwa posyandu adalah salah satu “mesin” pembangunan daerah yang harus digerakkan secara optimal.

“Selamat kepada Ibu Lisda Hendrajoni dan jajaran tim pembina posyandu. Semoga penuh dedikasi dan benar-benar menjadi mitra pemerintah dalam membangun Pesisir Selatan. Seluruh mesin pembangunan harus digerakkan. Jika posyandu lambat, maka pembangunan daerah juga akan melambat. Dengan semangat kepemimpinan Ibu Lisda, saya yakin posyandu bisa membawa perubahan besar,” kata Risnaldi.

Usai pengukuhan, acara dilanjutkan dengan Sosialisasi Tim Pembina Posyandu Kecamatan dan Nagari se-Kabupaten Pesisir Selatan.

Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman peran posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan, membentuk persepsi bersama terkait integrasi dengan program unggulan pro rakyat, serta memperkuat koordinasi untuk mendukung pelaksanaan 6 SPM di nagari.

Panitia menyebut kegiatan ini diikuti 451 peserta, terdiri dari 57 anggota Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pesisir Selatan, 30 utusan kecamatan (15 ketua TP posyandu kecamatan dan 15 unsur kecamatan), serta 364 utusan nagari (182 ketua TP posyandu nagari dan 182 sekretaris nagari).

Narasumber berasal dari DPMD Provinsi Sumatera Barat, Ketua TP Posyandu Kabupaten Pesisir Selatan, serta Dinas DPMDPPKB Kabupaten Pesisir Selatan.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Mengintai Sumbar, BMKG Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan
Tinjau Kelompok Dasawisma di Lunang, Oktarina Risnaldi Dorong Program PKK Berdampak Nyata
Hadiri Puncak WSYF 2026, Fadly Amran Dorong Kreativitas Generasi Muda
Hadiri Apel Operasi Patuh Singgalang 2026, Bupati John Kenedy Azis Dukung Keselamatan Berlalu Lintas
Tinjau Dasawisma Pasir Pantai 3 Silaut, Oktarina Risnaldi Tekankan Manfaat Nyata bagi Keluarga
Angkat Nuansa Kemaritiman di Carocok Painan, Wabup Risnaldi Ajak Sukseskan MTQ XLII Pessel
Reses di Sago Salido, Teguh Dehalsa Turun Langsung ke Petani Serap Aspirasi
Karang Taruna Sumbar Hadir di Pessel, Perkuat Kepedulian terhadap Anak Yatim

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Cuaca Ekstrem Mengintai Sumbar, BMKG Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Tinjau Kelompok Dasawisma di Lunang, Oktarina Risnaldi Dorong Program PKK Berdampak Nyata

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Hadiri Apel Operasi Patuh Singgalang 2026, Bupati John Kenedy Azis Dukung Keselamatan Berlalu Lintas

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Tinjau Dasawisma Pasir Pantai 3 Silaut, Oktarina Risnaldi Tekankan Manfaat Nyata bagi Keluarga

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Angkat Nuansa Kemaritiman di Carocok Painan, Wabup Risnaldi Ajak Sukseskan MTQ XLII Pessel

Berita Terbaru