BANDASAPULUAH.COM –
Kabupaten Tegal (Humas) – Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Saiful Mujab bersama Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman meresmikan penggunaan Musala di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Tegal, Senin (12/10/2026). Peresmian ini menjadi momentum penguatan fungsi tempat ibadah sebagai pusat pembinaan keagamaan, penanaman nilai moral, dan pembentukan karakter peserta didik.
Dalam sambutannya, Saiful Mujab menyampaikan rasa syukurnya atas selesainya pembangunan musala yang telah dimulai beberapa tahun lalu. Ia mengapresiasi komitmen bersama para guru, siswa dan seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga musala dapat diresmikan dan dimanfaatkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah pagi ini kita sudah berada di musala besar ini. Insya Allah musala ini akan digunakan oleh keluarga besar MAN 1 Tegal. Saya ucapkan selamat, semoga musala ini membawa kesuksesan dan keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.
Saiful berharap musala tidak hanya digunakan sebagai tempat salat saja, namun juga menjadi pusat kegiatan ibadah dan pembinaan kerohanian warga madrasah. Berbagai kegiatan seperti salat Dhuha, salat Zuhur berjamaah, dzikir, dan istigasah diharapkan dapat dilaksanakan secara istiqamah.
Menurutnya, keberadaan musala merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari proses pendidikan di madrasah. Musholla dapat menjadi laboratorium ibadah, tempat santri belajar mengamalkan ajaran agama sekaligus membangun kedekatan dengan Allah SWT.
“Musholla ini merupakan laboratorium ibadah, tempat kita belajar dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga keberadaannya bermanfaat dan terus menjadi sarana bagi kita untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan,” imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyampaikan apresiasi, rasa syukur dan bangga atas selesainya pembangunan MAN 1 Tegal Musala. Ditegaskannya, peresmian tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan wujud harapan agar musala menjadi ruang tumbuhnya nilai-nilai agama, moral, kedisiplinan, dan kebersamaan bagi seluruh keluarga madrasah.
“Saya yakin keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik peserta didik. Pendidikan juga harus mampu membentuk individu yang berakhlak mulia, menghormati orang tua dan guru, memiliki kepedulian terhadap sesama, dan mampu membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Pendidikan karakter seperti ini harus dibangun bersama-sama,” kata Ischak.
Peresmian Mushola MAN 1 Tegal diharapkan semakin mempererat sinergi antara madrasah, pemerintah dan masyarakat dalam membangun generasi yang unggul dalam bidang akademik, kuat iman dan berakhlak mulia. Dengan begitu, musala tidak hanya menjadi tempat beribadah, namun juga menjadi ruang pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai spiritual generasi muda.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency






