Kisah Putu Rama Kumpulan 12 Prestasi Matematika

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kisah Putu Rama Kumpulan 12 Prestasi Matematika

i

Kisah Putu Rama Kumpulan 12 Prestasi Matematika

BANDASAPULUAH.COM –

DENPASAR, NusaBali – Kecintaannya memecahkan masalah dan mencari pola membuat Putu Rama Aditya Janitra jatuh cinta pada matematika sejak duduk di bangku sekolah dasar.

Hobi tersebut terus terasah hingga siswa SMP Negeri 3 Denpasar itu mengoleksi 12 prestasi sepanjang tahun 2025, berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Bakat (SIMT) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari berbagai perlombaan yang diikutinya, Putu Rama menorehkan sejumlah prestasi di bidang matematika, mulai dari medali emas International Kangaroo Mathematics Competition (IKMC) 2025 dan Komodo International Mathematics Competition 2025, hingga medali perak Babak Final Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) 2025–2026. Ia juga berhasil meraih juara empat Olimpiade Sains Nasional (OSN) Matematika tingkat kabupaten/kota dan juara enam tingkat provinsi pada tahun 2025.

Prestasi tersebut menempatkan Putu Rama di peringkat teratas daftar 10 siswa SMP se-Kota Denpasar dengan jumlah prestasi terbanyak. Namun di balik deretan penghargaan tersebut, terdapat proses latihan, ketekunan, dan kemauan untuk terus belajar.

Baca Juga :  Berita terkini update langsung, 19 Desember: Gempa berkekuatan 5,3 melanda Afghanistan, gempa besar kedua dalam satu hari

“Medali perak Babak Final TIMO 2025–2026 paling berkesan bagi saya karena merupakan pengalaman berharga untuk menguji kemampuan matematika saya di tingkat internasional,” kata Putu Rama melalui pesan WhatsApp, Sabtu (10/10).

Untuk menghadapi persaingan, Putu Rama rutin mengerjakan soal-soal olimpiade, memperdalam konsep matematika, dan mengevaluasi kesalahan. Persiapan biasanya memakan waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan, tergantung tingkat kesulitan lomba dan materi yang ingin dikuasai.

Tantangan terbesarnya, menurutnya, adalah menyelesaikan soal-soal sulit dalam waktu terbatas. Ia harus tetap tenang, berpikir logis, dan menentukan strategi yang tepat. Ketika menemui suatu soal yang sulit, Putu Rama menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kemampuannya dan berlatih lebih giat.

Baca Juga :  Bagaimana Dua Ilmuwan Rusia Merevolusi Cara Kita Memahami Penuaan dan Kanker

Meski sibuk berlatih, ia tetap memprioritaskan tugas sekolah, mengatur waktu belajar matematika, dan meluangkan waktu untuk istirahat. Dukungan orang tua dan guru pembinaan juga membantu menjaga konsistensi.

Kepala SMPN 3 Denpasar Ni Nengah Sujani mengatakan, prestasi Putu Rama merupakan salah satu prestasi yang membanggakan sekolah. Menurutnya, kompetisi matematika tidak hanya menguji penguasaan materi, tetapi juga kemampuan menalar, berpikir kritis, menganalisis masalah, dan menemukan strategi solusi.

“Bagi kami, kebanggaan bukan semata-mata pada penghargaan yang diterima, namun juga pada proses perjuangan, kedisiplinan, ketekunan dan semangat belajar yang ditunjukkan mahasiswa,” kata Sujani dikonfirmasi terpisah melalui WhatsApp, Sabtu (10/10).

Sujani menjelaskan, sekolah mengidentifikasi potensi siswa melalui observasi guru dalam pembelajaran, penilaian, kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler, serta keikutsertaan dalam berbagai kompetisi. Siswa yang mempunyai potensi kemudian mendapat pembinaan, pendampingan guru, pelatihan terprogram, dan kesempatan mengikuti kompetisi sesuai minatnya.

Baca Juga :  Duta Besar Aljazair untuk PBB menekankan perlunya keadilan bagi warga Palestina

Dalam pembinaan OSN Matematika, siswa diarahkan untuk memperdalam konsep, mengembangkan penalaran matematis, mengembangkan strategi pemecahan masalah, dan berlatih mengerjakan soal-soal yang menantang. Perkembangan mereka juga dievaluasi secara berkala oleh guru pembinaan.

Pada tahun ajaran 2026/2027, SMP Negeri 3 Denpasar berupaya memperkuat pengembangan bakat melalui pemetaan bakat dan minat, peningkatan kualitas pendampingan guru, pemanfaatan teknologi digital, dan evaluasi perkembangan prestasi siswa.

Sujani berharap prestasi yang diraih Putu Rama dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk mengembangkan potensi dirinya. Bagi sekolah, pengembangan bakat bukan sekedar mengejar sejumlah penghargaan, namun juga membuka peluang bagi setiap siswa untuk berkembang sesuai bakat dan kemampuannya. 7cr83


Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pantau Persiapan Porprov Atlet di Palu, KONI Bangga Berikan Dukungan Moral dan Hadiah Motivasi – Luwuk Times
Belajar dengan AI Boleh Dimulai sejak Dini
”Editor yang Terhormat”: Jangan takut tidak dipromosikan
Dekatkan Budaya Solo ke Wisatawan, Wali Kota Respati Pamerkan Koleksi Museum di 9 Hotel Solo Raya
TJSL BRI Finance Tingkatkan Mutu Pendidikan di Tabanan Bali
Legislator Minta Pengelolaan Benda Bersejarah dari Belanda Libatkan Ahli Waris
Pangeran Khairul Saleh meminta ahli warisnya ikut terlibat dalam pengelolaan benda cagar budaya asal Belanda
KLH/BPLH Gandeng Kemenag dan Kemendikbud, 2.649 Sekolah Bergerak Wujudkan Pertobatan Ekologis Demi Lingkungan Berkelanjutan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:55 WIB

Pantau Persiapan Porprov Atlet di Palu, KONI Bangga Berikan Dukungan Moral dan Hadiah Motivasi – Luwuk Times

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Belajar dengan AI Boleh Dimulai sejak Dini

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:05 WIB

”Editor yang Terhormat”: Jangan takut tidak dipromosikan

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Dekatkan Budaya Solo ke Wisatawan, Wali Kota Respati Pamerkan Koleksi Museum di 9 Hotel Solo Raya

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WIB

TJSL BRI Finance Tingkatkan Mutu Pendidikan di Tabanan Bali

Berita Terbaru

Belajar dengan AI Boleh Dimulai sejak Dini

Nasional

Belajar dengan AI Boleh Dimulai sejak Dini

Senin, 12 Okt 2026 - 19:30 WIB

”Editor yang Terhormat”: Jangan takut tidak dipromosikan

Nasional

”Editor yang Terhormat”: Jangan takut tidak dipromosikan

Senin, 12 Okt 2026 - 19:05 WIB



                                    TJSL BRI Finance (ist/atnews)

Nasional

TJSL BRI Finance Tingkatkan Mutu Pendidikan di Tabanan Bali

Senin, 12 Okt 2026 - 18:15 WIB