Usai purna tugas, ia menetap di Cimareme, Bandung, dan menekuni dunia usaha sebagai entrepreneur.
Meski sukses di perantauan, almarhum tidak pernah melupakan kampung halamannya. Berbagai kontribusi nyata ia berikan untuk masyarakat Kecamatan Sutera, mulai dari pengadaan tanah seluas 8.000 meter persegi untuk kantor Camat Sutera, tanah untuk akses jalan di Pasar Surantih, hingga pembinaan puluhan masjid.
Ia juga aktif dalam kegiatan sosial seperti sunatan massal dan bantuan rutin bagi anak yatim serta masyarakat kurang mampu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di bidang pendidikan, Jafri Syair turut membina Pesantren Sabilul Jannah di Timbulun serta berperan dalam penyediaan lahan untuk pendirian SMA Negeri 1 Sutera.
Kepergian Jafri Syair meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga masyarakat Pesisir Selatan yang mengenal almarhum sebagai sosok pejuang, pendidik, dan dermawan yang sepanjang hidupnya diabdikan untuk bangsa dan kampung halaman.






