Beginilah penampakan tentara Rusia dengan lambang ‘Allah’ di seragam tempurnya

Selasa, 23 Desember 2025 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beginilah penampakan tentara Rusia dengan lambang 'Allah' di seragam tempurnya

i

Beginilah penampakan tentara Rusia dengan lambang 'Allah' di seragam tempurnya

KOTA ACE – Foto tentara Rusia yang mengenakan lambang bertuliskan ‘Allah’ di seragam tempurnya menarik perhatian internet. Dalam gambar tersebut terlihat lambang bertuliskan ‘Allah’ yang menempel di bagian belakang helm tempur.

Tak hanya satu, logo bordir bertuliskan ‘Allah’ juga dijahit di lengan kanan atas seragam prajurit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menariknya, prajurit tersebut juga menempelkan logo palu arit berwarna merah di sisi kanan helmnya. Dalam konteks Rusia, palu arit merupakan simbol kekuasaan Soviet. Banyak yang mengartikan palu arit sebagai wujud kekuasaan kelas proletar.

Baca Juga :  Kami meminta 22 selebriti menyebutkan film Natal favorit mereka. Inilah yang mereka katakan kepada kami.

Foto tersebut diketahui milik media Rusia, PNA HOBOCTN (Ria Novosti). “Operasi tempur meriam Central Forces Group 2A36 Giatsint-B di Krasnoarmeysk dari operasi militer khusus,” demikian bunyi keterangan pada gambar tersebut.

Lokasi pengambilan foto dilakukan di Republik Rakyat Donetsk dengan tanggal pengambilan foto 28 November 2025. Salah satu yang mengambil foto tersebut di media sosial adalah akun @prestonstew_. “Awak artileri Rusia 2A36 dekat Pokrovsk,” tulisnya.

Sejumlah netizen pun turut mengomentari foto tersebut. “Menambal Uni Soviet dan Allah pada saat yang sama adalah pekerjaan gila,” tulis seorang warganet.

Baca Juga :  A'ja Wilson, Bam Adebayo menaungi Rachel Nichols atas komentar bayi yang 'aneh'

“Sosialisme syariah, datang ke oblast di dekatmu,” tulis netizen lainnya.

Hingga kini, pertempuran antara Rusia dan Ukraina masih terus berlangsung. Tentara Rusia tersebut termasuk pejuang Chechnya, yang sebagian besar adalah Muslim.

Tekanan pada Rusia

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Minggu (21/12) mengatakan perang melawan Ukraina tidak akan benar-benar berakhir tanpa meningkatnya tekanan masyarakat internasional terhadap Rusia.

Dia merujuk pada serangan yang sedang berlangsung serta upaya Rusia untuk mengganggu logistik maritim Ukraina.

Baca Juga :  Personel Polsek Cimarga Lebak Rutin Memberikan Himbauan kepada Pelaku Usaha Tambang –

Dalam pesan video yang diposting di media sosial, Zelenskyy mengulas sejumlah perkembangan selama seminggu terakhir, termasuk serangan udara Rusia di wilayah Odesa. Dia mengatakan Rusia berusaha memblokir akses Ukraina ke jalur laut.

“Dunia tidak bisa diam mengenai hal ini,” kata Zelenskyy.

“Semua pihak harus menyadari bahwa tanpa tekanan terhadap Rusia, mereka tidak mempunyai niat untuk benar-benar mengakhiri agresinya. Tekanan itu harus ditingkatkan.”

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kementerian Agama Rejang Lebong

Berita Terbaru