Lumpuh Total Akibat Banjir, Kepala Desa Pantee Lhong Desak KemenPKP dan DPR Percepat Pemulihan

Kamis, 18 Desember 2025 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lumpuh Total Akibat Banjir, Kepala Desa Pantee Lhong Desak KemenPKP dan DPR Percepat Pemulihan

i

Lumpuh Total Akibat Banjir, Kepala Desa Pantee Lhong Desak KemenPKP dan DPR Percepat Pemulihan

BANDASAPULUAH.COM – Kepala Desa (Keuchik) Pantee Lhong, Murizal, menyampaikan permintaan mendesak kepada perwakilan Komisi V H. Ruslan M. Daud DPR RI dan Dirjen Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (KemenPKP) saat meninjau langsung lokasi bencana di Kecamatan Peusangan, Bireuen, Kamis (18/12/2025).

Contoh 300x600

Desa Pantee Lhong merupakan wilayah yang terkena dampak paling parah pascabanjir bandang pada 26 November, dengan 100% wilayah desa tertutup material pasir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mendorong tenaga kerja padat karya tunai

Dalam pertemuan tersebut, Murizal meminta pemerintah segera mengambil langkah nyata melalui program Padat Karya Tunai (PKT) untuk membersihkan lingkungan dan rumah warga.

Baca Juga :  UNRWA: Polisi pendudukan menurunkan bendera PBB dan mengibarkan bendera Israel di atas markas besar badan tersebut di Yerusalem

“Kami mohon penanganannya cepat. Dengan menggerakkan masyarakat dalam kegiatan padat karya, kami tidak hanya membersihkan material pasir, tapi juga membantu memulihkan perekonomian warga yang hancur total akibat bencana ini,” kata Murizal.

Kebutuhan Mendesak Pengungsi

Murizal juga mengabarkan, dalam sepekan ke depan, para pengungsi yang tersebar di beberapa titik akan mulai dipulangkan ke kampung-kampung. Namun kondisi infrastruktur yang belum pulih membuat warga sangat bergantung pada bantuan logistik.

Baca Juga :  Polsek Pasar Kemis Gelar Program "Ngariung" di Gelam Jaya untuk Mempererat Kedekatan dengan Polisi dan Warga

Prioritas Utama: Penyediaan 4 titik dapur umum untuk melayani warga yang kembali ke kampung dan shelter/tenda.

Relokasi: Rumah Warga Menjadi Aliran Sungai

Selain rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon), Murizal menekankan pentingnya relokasi puluhan kepala keluarga. Hal ini disebabkan oleh perubahan topografi yang ekstrim pasca banjir.

“Tidak hanya soal perbaikan rumah. Saat ini ada puluhan rumah yang harus direlokasi karena lahan pekarangan yang dulunya pemukiman kini berubah menjadi aliran sungai baru,” tegasnya di hadapan rombongan kementerian.

Baca Juga :  Kepala Kanwil Kemenag Jateng dan Bupati Tegal Resmikan Mushola MAN 1 Tegal

Kunjungan ini diharapkan menjadi titik terang bagi masyarakat Pantee Lhong agar proses pemulihan infrastruktur dan sosial ekonomi dapat berjalan lebih cepat menjelang memasuki bulan Ramadhan tahun 2026. ()

Agensi Digital JetMedia

Contoh 300250

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kementerian Agama Rejang Lebong

Berita Terbaru