Pertamina Hadirkan PLTS Tenda Pengungsi di Aceh Tamiang

Senin, 15 Desember 2025 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertamina Hadirkan PLTS Tenda Pengungsi di Aceh Tamiang

i

Pertamina Hadirkan PLTS Tenda Pengungsi di Aceh Tamiang

INFORMASI NASIONAL – PT Pertamina (Persero) menghadirkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di sejumlah lokasi pengungsian di kawasan Aceh Tamiang. Tujuh paket PLTS masing-masing unit berkapasitas 590 Wp (Watt peak), inverter 1.000 Wp (Watt peak), baterai 2.000 Wh (Watt hour) dan tujuh paket Solar LED 40 watt yang didatangkan langsung dari Jakarta. Pemasangan instalasi PLTS ini melibatkan teknisi Pertamina Peduli yang merakit beberapa komponen PLTS, sehingga listriknya bisa menerangi tenda pengungsian.

BANDASAPULUAH.COM President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan bantuan PLTS ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Gulir ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Program ini merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana di Aceh Tamiang. Pertamina menyalurkan bantuan PLTS ini untuk mendukung pemulihan kondisi darurat pascabencana,” jelas Baron.

Baron menambahkan, kehadiran PLTS di lokasi pengungsian sangat membantu para pengungsi dan relawan, terutama untuk penerangan aktivitas di malam hari, serta sebagai sarana penambah daya baterai ponsel sebagai alat komunikasi utama. Setiap unit PLTS dapat menyala selama 8 jam per hari.

Baca Juga :  10 Daerah di Aceh Status Darurat Bencana, 46.893 Orang Terdampak - Dua Meninggal

Relawan Pertamina Peduli M. Abassi Ali Bilhadj yang akrab disapa Billy mengatakan, proses perakitan PLTS memakan waktu 2 jam, dan setelah dilakukan pengujian langsung menyala. Kehadiran PLTS sangat membantu para pengungsi agar mereka bisa menjalankan kegiatan keagamaan dan membacakan buku untuk anak-anak di malam hari dengan tenang. “PLTS ini ibarat secercah harapan di pengungsian,” kata Billy.

Hingga dua pekan pascabanjir bandang, kawasan Aceh Tamiang masih terisolasi. Sebagian besar kawasan ini hanya bisa diakses dengan berjalan kaki, dan ada pula yang bisa diakses dengan kendaraan roda dua. Hal ini membuat bantuan sulit menjangkau masyarakat Aceh Tamiang.

Baca Juga :  Ratusan mobil berisi jenazah korban banjir di Aceh Tamiang viral, warga menghimbau untuk mengungsi

Relawan Pertamina Peduli mencoba hadir di pusat Aceh Tamiang, memberikan pasokan bahan bakar minyak, elpiji, bahkan listrik dengan panel surya, serta bantuan kesehatan, sanitasi dan air bersih, serta bantuan kebutuhan hidup lainnya.

Agensi Digital JetMedia

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kementerian Agama Rejang Lebong

Berita Terbaru