Viral Mau Salat di Masjid, Pria Ini Diusir dan Diteriaki Karena Bukan Pengikut LDII, Netizen Hot!

Sabtu, 13 Desember 2025 - 00:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Viral Mau Salat di Masjid, Pria Ini Diusir dan Diteriaki Karena Bukan Pengikut LDII, Netizen Hot!

i

Viral Mau Salat di Masjid, Pria Ini Diusir dan Diteriaki Karena Bukan Pengikut LDII, Netizen Hot!

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BANDASAPULUAH.COM – Media sosial dihebohkan dengan sebuah video yang menampilkan momen tak terduga.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Seorang pria diusir saat hendak salat di masjid hanya karena bukan pengikut LDII.

Video tersebut sontak meledak di berbagai platform hingga memancing reaksi keras dari netizen yang tak menyangka kejadian seperti itu masih bisa terjadi.

Dalam rekaman singkat ini.

Seorang pria yang kemudian diketahui sebagai perekam video terlihat mendekati area masjid dengan niat semata-mata untuk menunaikan salat.

Namun, bukannya diterima atau diperbolehkan beribadah dengan tenang, ia justru dihadang oleh seseorang yang diduga kuat sebagai pengurus atau pengikut LDII.

Situasi semakin memanas ketika orang yang menghalanginya mengatakan bahwa perekam tersebut tidak layak untuk salat di masjid karena sebelumnya ia menyebut LDII sesat.

Baca Juga :  Prabowo Hapus Utang KUR Petani Korban Banjir dan Longsor di Sumatera

“Kalau dibilang LDII sesat, kenapa mau salat di masjid LDII?” Kira-kira begitulah yang terekam dalam video.

Perekam pun tidak tinggal diam. Dengan nada marah namun tertahan, ia menegaskan meski menganggap ajaran LDII bermasalah.

Ia tetap seorang muslim yang hanya ingin menunaikan kewajiban salat, dan tidak boleh ada masjid di Indonesia yang menolak orang yang datang untuk beribadah.

“Saya kira LDII itu sesat, tapi sama-sama muslim. Bukankah boleh shalat saja?” katanya.

Bukannya menenangkan situasi, pria yang diduga pengikut LDII ini justru tampil menantang dan tak takut jika aksinya menjadi viral.

Ia tampak yakin bahwa keputusan mengusir seseorang dari masjid adalah tindakan yang sah, sebuah sikap yang semakin menggugah netizen.

Baca Juga :  Hizbullah berduka atas pemimpin Al-Tabtabai: Dia berkontribusi dalam mengkonsolidasikan perlawanan dan mengorbankan hidupnya untuk Lebanon dan rakyatnya

Tak butuh waktu lama, video tersebut langsung viral dan tersebar ke berbagai platform. Komentar meledak.

Ada pula yang membela perekam tersebut karena merasa masjid adalah tempat umum bagi seluruh umat Islam, apa pun aliran atau pandangannya.

Ada pula yang mencoba membela para pengusiran tersebut, mengingat masjid LDII memiliki aturan internal tertentu.

Namun sebagian besar netizen menyayangkan tindakan tersebut.

Menyebutnya tidak mencerminkan nilai-nilai Islam yang mengajarkan persaudaraan dan menghargai sesama umat Islam.

Di tengah kehebohan tersebut, publik kembali menyoroti apa sebenarnya LDII.

LDII atau Lembaga Dakwah Islam Indonesia merupakan organisasi kemasyarakatan Islam yang fokus pada dakwah dan pengajaran sesuai Alquran dan Hadist.

LDII mengaku aktif melakukan kegiatan sosial, membina masyarakat, dan menyatakan menganut Pancasila dan NKRI.

Meski begitu, organisasi ini sempat diselimuti berbagai kontroversi.

Baca Juga :  Kekayaan Ade Kuswara, Bupati Bekasi yang terjaring OTT KPK bersama HM Kunang, ayahnya, total Rp 79 miliar

Termasuk dianggap menyimpang oleh sebagian pihak pada era sebelumnya, klaim yang berkali-kali dibantah oleh LDII.

Peristiwa dalam video viral ini kembali membuka perbincangan panjang mengenai toleransi internal di kalangan umat Islam.

Fungsi masjid sebagai tempat ibadah masyarakat, serta pentingnya menjaga ruang salat tetap inklusif dan tidak terpecah belah oleh aliran yang berbeda.

Netizen berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Karena apapun perbedaan pemahamannya, shalat jangan pernah menjadi alasan seseorang ditolak dari rumah Allah.

Masjid adalah tempat seluruh umat Islam bersujud, bukan tempat memilih siapa yang boleh dan tidak boleh masuk. ***

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kementerian Agama Rejang Lebong

Berita Terbaru