Usulan Koalisi Tetap Bahlil Dilihat Sebagai Manuver ‘Reshuffle Concern’

Kamis, 11 Desember 2025 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Usulan Koalisi Tetap Bahlil Dilihat Sebagai Manuver 'Reshuffle Concern'

i

Usulan Koalisi Tetap Bahlil Dilihat Sebagai Manuver 'Reshuffle Concern'

-Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia baru-baru ini mengajukan usulan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk membentuk koalisi permanen di Kabinet Merah Putih. Usulan ini sontak menuai analisis politik yang menduga langkah tersebut merupakan tanda kekhawatiran Bahlil terhadap kemungkinan adanya reshuffle kabinet.

Pendiri Citra Institute, Yusak Farchan, menilai Bahlil beberapa kali diisukan menjadi salah satu menteri yang berpotensi dicopot pada perombakan kabinet mendatang.

Baca Juga :  Bahlil bilang stok BBM aman, warga semprot bilang aman? Di sini kosong, Pak! Netizen pun puas mendengarnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Yusak, usulan koalisi permanen yang disampaikan Bahlil pada puncak perayaan HUT ke-61 Golkar merupakan cara strategis untuk merayu Presiden Prabowo. Tujuannya jelas: memastikan bahwa ia dan Partai Golkar tetap dianggap sebagai sekutu inti dalam pemerintahan.

Bahlil meminta perhatian Presiden Prabowo bahwa Golkar adalah partai terdepan dalam mengawal pemerintahan saat ini, kata Yusak Farchan kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Kamis 11 Desember 2025.

Baca Juga :  Petunjuk Laut Dalam Menulis Ulang Apa yang Kita Ketahui tentang Akhir Zaman Es Terakhir

Yusak menilai Bahlil mengusulkan manuver politik tersebut di saat genting, apalagi saat kinerjanya sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah disorot publik akibat sederet kontroversi kebijakan.

Saya kira Bahlil sedang bermanuver untuk menjadikan Golkar sebagai sekutu paling setia kepada Prabowo. Itu poin pentingnya, jelas Magister Ilmu Politik Universitas Nasional (UNAS) itu.

Baca Juga :  Gus Yahya Tegaskan Pengangkatan Zulfa Mustofa Sebagai Plt Ketua PBNU Tidak Sah

Ia pun menilai taktik tersebut merupakan upaya Bahlil untuk mengajukan tawar-menawar politik agar kepemilikan Golkar di pemerintahan bisa menjadi yang terbesar di mata Presiden Prabowo.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia