Sungai Garoga di Tapsel meluap, membawa material kayu dan menghanyutkan jembatan darurat

Rabu, 10 Desember 2025 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sungai Garoga di Tapsel meluap, membawa material kayu dan menghanyutkan jembatan darurat

i

Sungai Garoga di Tapsel meluap, membawa material kayu dan menghanyutkan jembatan darurat

BANDASAPULUAH.COM – Sungai Garoga di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut) kembali meluap usai hujan deras pada Selasa (9/12/2025) malam. Warga dan petugas yang berada di sekitar sungai dan di posko pengungsian langsung menjauh dari lokasi.

Dalam video yang beredar, terlihat derasnya air yang membawa material kayu hingga merusak jalan sementara yang sebelumnya dibangun sebagai jembatan darurat. Air mulai naik sekitar pukul 16.30 WIB saat hujan deras mengguyur Garoga sejak pukul 16.13 WIB.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Hanya dalam waktu sekitar 15 menit, aliran air meningkat signifikan dan langsung mengalir deras menuju jalan yang sebelumnya ambruk karena sungai menjadi dangkal.

Material kayu yang semula digunakan warga sebagai jembatan darurat hanyut terbawa arus sungai yang deras. Kondisi ini semakin memperparah situasi di kawasan pengungsian yang berada tak jauh dari bantaran sungai.

Debit air terus meningkat seiring intensitas hujan yang tak kunjung reda. Arus yang deras kemudian menghanyutkan jalan sementara yang dibangun warga dan petugas sehari sebelumnya untuk memudahkan akses.

Baca Juga :  Upaya Menghilangkan Puing-puing di Masjid Agung Omari yang bersejarah dan Museum Qasr al-Basha – BANDASAPULUAH.COM

Petugas dan warga menggunakan alat berat untuk memindahkan potongan kayu berukuran besar agar tidak terapung ke hilir. Namun derasnya arus membuat situasi di lapangan semakin sulit dikendalikan.

Kepanikan mulai terjadi di posko pengungsian yang paling dekat dengan Sungai Garoga. Warga yang sedang berlindung langsung lari dari pinggir sungai saat melihat aliran air semakin besar dan membawa kayu-kayu panjang.

Dalam unggahan resminya, akun Instagram @polres_tapanuli_selatan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan di wilayah rawan.

Mari kita bersama-sama menjaga keselamatan dengan menghindari aktivitas di daerah rawan dan segera melaporkan jika melihat tanda-tanda debit air meningkat, tulis akun tersebut, dikutip Rabu (12/10/2025).

Baca Juga :  Masalah 100 Tahun Terpecahkan? Ilmuwan Menemukan Cara Membekukan Organ Tubuh Tanpa Merusaknya

Kondisi sungai yang meluap tersebut masih terus dipantau secara intensif oleh petugas mengingat cuaca di kawasan Batangtoru dan sekitarnya masih berpotensi hujan lebat. Warga diminta mengutamakan keselamatan dan menghindari aktivitas di dekat sungai

Agensi Digital JetMedia

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kementerian Agama Rejang Lebong

Berita Terbaru