Ferry Irwandi Disentil Jangan Jadikan Bencana Menjadi Alasan Sensasi dan Fitnah

Senin, 8 Desember 2025 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ferry Irwandi Disentil Jangan Jadikan Bencana Menjadi Alasan Sensasi dan Fitnah

i

Ferry Irwandi Disentil Jangan Jadikan Bencana Menjadi Alasan Sensasi dan Fitnah

BANDASAPULUAH.COM -Koordinator Nasional Kawan Indonesia Arif Darmawan mengkritik konten yang disebarkan pembuat konten Ferry Irwandi terkait bencana di sejumlah wilayah Sumatera.

Pernyataan Ferry yang menyebutkan dugaan pemerkosaan di lokasi bencana dan tuduhan ketidakhadiran negara dinilai sebagai bentuk provokasi yang berbahaya, tidak bertanggung jawab, dan berpotensi merusak stabilitas sosial masyarakat terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Arif menegaskan, narasi yang disampaikan Ferry tidak hanya menyesatkan, tapi juga menunjukkan sikap tidak manusiawi karena mengeksploitasi penderitaan korban demi konten.

Ucapan Ferry Irwandi sungguh keterlaluan. Mengangkat isu pemerkosaan tanpa data resmi, kemudian menyebarkannya ke masyarakat di tengah situasi darurat bencana, bukanlah empati, melainkan kemarahan moral. Hal ini dapat memicu kepanikan, trauma baru, bahkan stigma terhadap korbannya, tegas Arif melalui pesan elektronik kepada RMOL di Jakarta, Minggu, 7 Desember 2025.

Baca Juga :  Bencana di Sumatera akibat curah hujan yang tinggi

Ia menilai informasi yang hanya berasal dari cerita sepihak atau voice note yang belum terverifikasi merupakan bentuk pembohongan publik dan merugikan etika media.

“Kalau ada tindak pidana, laporkan ke aparat penegak hukum. Jangan hanya disebar di media sosial untuk membangun drama dan sensasi. Ini menyangkut martabat korban, bukan konten murahan,” ujarnya.

Baca Juga :  Inggris tidak bisa lagi menyembunyikan peran pasukannya di Ukraina – Lavrov — BANDASAPULUAH.COM

Arif pun mengecam keras tudingan Ferry yang menyebut negara tidak hadir dalam penanganan bencana. Menurutnya, pernyataan tersebut merupakan fitnah yang mengabaikan kerja nyata negara di lapangan.

Negara hadir melalui BNPB, TNI, Polri, BGN, pemerintah daerah, tenaga medis, dan ribuan relawan. “Menutup pekerjaan kemanusiaan dan kemudian menyebarkan narasi ‘absen negara’ menunjukkan ada agenda lain di balik konten tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, Arif menilai narasi Ferry sarat muatan politik dan diduga kuat bertujuan untuk menggoyahkan opini masyarakat di tengah situasi yang menyedihkan.

“Bencana bukan panggung politik, bukan juga alat pencitraan. Jika tragedi kemanusiaan terus dieksploitasi seperti ini, maka yang hancur bukan hanya psikologi para korbannya, tapi juga kepercayaan masyarakat terhadap negaranya,” tegasnya.

Baca Juga :  Moskow mempertimbangkan rencana kebijakan luar negeri baru AS – Rusia dan Bekas Uni Soviet

Arif juga meminta aparat penegak hukum tidak tinggal diam terkait penyebaran informasi yang berpotensi menimbulkan gejolak nasional.

“Jika pernyataan Ferry terbukti tidak berdasarkan fakta, kami mendesak aparat bertindak tegas. Kebebasan berekspresi tidak boleh dijadikan kedok untuk menebar fitnah, kepanikan, dan kebencian,” tutupnya.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kementerian Agama Rejang Lebong

Berita Terbaru