Kontribusi Ferry Irwandi Paradox kepada Pemerintah

Sabtu, 6 Desember 2025 - 02:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kontribusi Ferry Irwandi Paradox kepada Pemerintah

i

Kontribusi Ferry Irwandi Paradox kepada Pemerintah

BANDASAPULUAH.COM -Sumbangan yang dikumpulkan oleh influencer kritis Ferry Irwandi untuk warga terdampak bencana di wilayah Sumatera dianggap fakta yang bertentangan dengan apa yang dilakukan pemerintah.

Demikian disampaikan Pengamat Politik Rocky Gerung, dalam podcast bersama Jurnalis Senior Hersubeno Arief yang ditayangkan di kanal YouTube Hersubeno Point, Kamis malam, 4 Desember 2025 lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia melihat fenomena aneh pascabanjir dan longsor terjadi di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Kita melihat sebuah paradoks. Bahwa pemerintah kesulitan atau tidak mampu memungut pajak untuk membiayai pembangunan, kata Rocky dikutip redaksi di Jakarta, Jumat 5 Desember 2025.

“Tetapi ada satu hal yang kita lihat justru sebaliknya. Masyarakat secara sukarela menyumbang (melalui) Saudara Ferry Irwandi, secara hati-hati dan dalam waktu singkat, miliaran Rupiah masuk,” lanjutnya.

Baca Juga :  Komik Baru Co-Founder Rockstar Akan Mendapatkan Edisi Baru yang Seru di Tahun 2026

Menurutnya, fakta tersebut menunjukkan betapa rumitnya permasalahan yang ada pada bangsa Indonesia saat ini. Dimana, terdapat nilai-nilai Pancasila yang tidak diwujudkan oleh pemerintah.

“Ini tandanya masih ada rasa kemanusiaan yang adil dan beradab di masyarakat sipil. Sebaliknya, pemerintah tidak peduli dengan sosialitas umat manusia,” ujarnya.

Oleh karena itu, mantan dosen filsafat Universitas Indonesia (UI) ini memandang ada semacam fenomena yang tidak wajar di masyarakat, bermula dari fenomena bantuan kemanusiaan untuk bencana Sumatera, khususnya terkait kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Baca Juga :  Trailer "The Odyssey" Mengumpulkan 121,4 Juta Penayangan Dalam 24 Jam

“Dan hal itulah yang menyebabkan masyarakat sekarang berpikir bahwa lebih baik membayar pajak melalui bencana daripada dipungut oleh pemerintah,” tambah Rocky.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kementerian Agama Rejang Lebong

Berita Terbaru