Raja Juli menilai desakan mundur hanya sekedar aspirasi, padahal 1.354 orang tewas akibat banjir Sumatera.

Jumat, 5 Desember 2025 - 23:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Raja Juli menilai desakan mundur hanya sekedar aspirasi, padahal 1.354 orang tewas akibat banjir Sumatera.

i

Raja Juli menilai desakan mundur hanya sekedar aspirasi, padahal 1.354 orang tewas akibat banjir Sumatera.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

– Hingga hari ke 10 bencana atau Jumat (5/12/2025) jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang dan tanah longsor di tiga provinsi di Sumatera mencapai 1.354 orang.

Saat terjadi bencana banjir dan tanah longsor, banyak batang kayu berukuran besar yang hanyut di pemukiman warga di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Namun hingga saat ini belum ada pihak yang mau bertanggung jawab atas bencana tersebut secara santun dengan mundur dari jabatannya, termasuk Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

Bukannya memilih mundur, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni malah mengucapkan terima kasih atas kritik dan kemarahan yang dilontarkan kepadanya terkait banjir Sumatera saat rapat di DPR.

Baca Juga :  Blake Shelton Berbagi Rumor Bahwa Gwen Stefani Diam-diam Mulai Berlari. Apa Kata Orang Dalam

Ditemui usai rapat dengan Komisi IV DPR RI, di Senayan, Jakarta, Kamis (4/12), Raja Juli mengaku dididik untuk tidak anti kritik.

Ia kemudian mengungkapkan kritik yang dilontarkan masyarakat melalui media sosial tidak pernah dihapus. Menurutnya, hal itu menjadi motivasi dirinya untuk melakukan evaluasi.

“Saya yakin kekuasaan itu milik Allah. Dan itu hak prerogratif presiden. Jadi saya siap dievaluasi. Tadi saya katakan, saya tidak pernah menghapus kritikan netizen yang ditujukan kepada saya,” ujarnya dalam rekaman video wawancara dengan wartawan seperti dilihat, Jumat (5/12).

Menurut dia, desakan mundur merupakan aspirasi, kemarahan, atau ekspektasi masyarakat.

Baca Juga :  Massara: 'Roma berharap bisa mengubah' rekor buruk di pertandingan besar melawan Juventus

“Itu namanya aspirasi, kemarahan, bahkan mungkin harapan, ekspektasi. Tolong, tanggung jawab saya hanya bekerja sekeras-kerasnya. Lagipula itu hak prerogratif presiden,” ujarnya.

Didesak Mundur di DPR

Sebelumnya, Anggota Komisi IV DPR RI Usman Husin menyarankan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mundur dari jabatannya. Usman mengatakan Raja Juli tidak paham soal kehutanan.

“Kalau Pak Menteri punya hati nurani, apa yang disampaikan Wakil Ketua Pak Ahmad Yohan tadi dalam ayat hadis akhirnya akan terwujud,” kata Usman.

Jadi saya minta izin teman-teman Komisi IV, saya tegas karena saya paling sayang kalian, makanya saya nasehatkan ke Menteri, kalau Menteri tidak mampu, mundur saja. Menteri tidak paham kehutanan, tegasnya lagi.

Baca Juga :  Rocky Gerung menilai Presiden Prabowo anti kritik dalam menangani permasalahan bencana di Sumatera

Usman, dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (4/12/2025) mendesak Raja Juli mundur dari jabatan menteri.

Dia mengatakan, izin pelepasan kawasan hutan di Pulau Sumatera harus dihentikan total.

Menteri harus menjelaskan berapa tahun untuk penanaman kembali dan sebenarnya seperti apa Bu Ketua, pohon diameter dua meter bisa tumbuh lagi jadi ini tanggung jawab Menteri. Menteri tidak boleh membuang yang sebelumnya, ”kata Usman dalam pertemuan tersebut. ***

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kementerian Agama Rejang Lebong

Berita Terbaru