“Kami akan meminta bantuan pusat”

Kamis, 4 Desember 2025 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

i

"Kami akan meminta bantuan pusat"

BANDASAPULUAH.COM – Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah berhasil mencapai Aceh Tamiang melalui jalur darat, Senin 1 Desember 2025. Perjalanan panjang penuh risiko ini dilakukan sebagai wujud keseriusannya dalam memastikan kondisi warga terdampak bencana banjir.

Contoh 300x600

“Saya harus tiba di Tamiang dan melihat langsung kondisi saudara-saudara saya yang terdampak bencana, serta memastikan setiap langkah penanganan bencana dilakukan dengan cepat dan terkoordinasi,” kata Marzuki Ali Basyah.

Baca Juga :  Tindak lanjuti Seruan Kepala Daerah 2025, Kapolda Banten Tekankan Pelayanan Publik, Patroli Dialog dan Siaga Bencana –

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga meminta jajarannya mengedepankan keselamatan masyarakat, termasuk mempercepat evakuasi kelompok rentan, serta melakukan pendataan korban, kerusakan, dan kebutuhan agar bantuan yang datang dapat segera disalurkan.

Banjir ini tidak hanya menguji infrastruktur kita, tapi juga solidaritas kita. Oleh karena itu, saya ingin memastikan setiap warga mendapat perlindungan dan bantuan secepatnya, kata Irjen Marzuki Ali Basyah yang didampingi Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi dan Kapolres AKBP Muliadi.

Baca Juga :  Serial Dokumentasi Zayn Malik dan Louis Tomlinson Dijeda 'Tanpa Batas Waktu' Setelah 'Argumen Panas' Di Bar

Keprihatinannya pun diungkapkan Kapolda setelah melihat langsung kondisi di Aceh Tamiang. Hampir seluruh aktivitas masyarakat dan pemerintahan lumpuh, termasuk Kodim dan Polres.

Ia juga meminta bantuan Mabes Polri untuk menambah pasukan pemulihan dan bantuan helikopter angkut untuk mempercepat penanganan, khususnya pengiriman bantuan pangan dan obat-obatan.

“Sebanyak 90 persen wilayah Tamiang terdampak banjir, dengan tingkat kerusakan dan gangguan yang sangat parah. Seluruh aktivitas perekonomian terhenti, termasuk tidak adanya pedagang atau layanan kebutuhan pokok. Kami akan meminta bantuan pusat untuk menangani bencana ini secepatnya demi kepentingan masyarakat,” ujarnya. ()

Baca Juga :  Bantuan Belum Tiba, Polisi Tangkap Penjarah Minimarket, Warga Sibolga Bingung: Makan Apa?

Agensi Digital JetMedia

Contoh 300250

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kementerian Agama Rejang Lebong

Berita Terbaru