Bupati Aceh Utara Surati Presiden dan Serahkan Penanggulangan Bencana

Kamis, 4 Desember 2025 - 04:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Aceh Utara Surati Presiden dan Serahkan Penanggulangan Bencana

i

Bupati Aceh Utara Surati Presiden dan Serahkan Penanggulangan Bencana

BANDASAPULUAH.COM -Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil kapok menangani banjir dan tanah longsor yang melanda wilayahnya.

Pernyataan ketidakmampuan tersebut disampaikan Ismail dalam surat nomor 400/1832/2025 tertanggal 2 Desember 2025 yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Ismail mengatakan, daya rusak banjir yang terjadi pada 26 November 2025 melebihi bencana alam gempa dan tsunami Aceh tahun 2004. Saat terjadi tsunami, kerusakan terjadi di wilayah pesisir pantai, sedangkan banjir kali ini merusak 27 kecamatan di Aceh Utara.

Baca Juga :  Untuk Pertama Kalinya bagi Umat Manusia, Para Ilmuwan Akhirnya Dapat Melihat Materi Gelap

Hingga 2 Desember 2025, masih banyak desa di Kabupaten Aceh Utara yang terisolir dan tidak dapat dijangkau transportasi darat akibat penumpukan material kayu, lumpur, dan pohon tumbang.

Banjir dan tanah longsor juga telah memakan korban jiwa sebanyak 121 orang dan hilang 118 orang.

Baca Juga :  Ingin menyewa kost? Berikut cara mencari kost dekat transportasi umum dalam 7 langkah mudah

Menindaklanjuti hal tersebut, kami menyatakan belum memadainya upaya penanggulangan bencana darurat dan meminta Presiden membantu penanganan banjir di Kabupaten Aceh Utara, demikian isi surat yang ditandatangani Ismail A Jalil, dikutip redaksi, Rabu, 3 Desember 2025.

Pernyataan ketidakmampuan Kabupaten Aceh Utara ini menambah daftar kepala daerah yang tidak mampu menangani keadaan darurat bencana.

Baca Juga :  Seleksi Sespimma Ketat: Empat Petugas Ikuti Tes Psikologi

Sebelumnya, tiga kepala daerah lain di Aceh adalah Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, Bupati Aceh Selatan Mirwan MS, dan Bupati Aceh Tengah Haili Yoga. Banjir dan tanah longsor juga dilaporkan tidak mampu ditangani.

Agensi Digital JetMedia

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kementerian Agama Rejang Lebong

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor

Berita Terbaru