5 Jenazah Korban Banjir Bandang di Padang Panjang Ditemukan Kembali

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

5 Jenazah Korban Banjir Bandang di Padang Panjang Ditemukan Kembali

i

5 Jenazah Korban Banjir Bandang di Padang Panjang Ditemukan Kembali

BANDASAPULUAH.COM – Memasuki hari kelima pascabanjir bandang yang melanda Padang Panjang, Sumbar, tim SAR gabungan kembali menemukan sejumlah jenazah korban, Senin (1/12/2025). Penemuan terakhir terjadi di kawasan Mega Mendung, Kabupaten Tanah Datar, serta sekitar gerbang batas kota Padang Panjang.

Proses evakuasi berlangsung dramatis karena jenazah berada di aliran Sungai Batang Anai yang berarus deras dan sulit dijangkau. Untuk membawa jenazah menyeberang ke tepian sungai, petugas terpaksa menggunakan tiga alat berat secara estafet.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Hingga saat ini, pencarian korban di Jembatan Kembar Padang Panjang berhasil menemukan 35 jenazah. Dari jumlah tersebut, tiga di antaranya ditemukan di sekitar gerbang batas kota saat tim gabungan sedang membersihkan jalur dan melakukan penggeledahan.

Sementara satu jenazah berhasil dievakuasi dari Sungai Batang Anai di kawasan Mega Mendung. Setelah berhasil dibawa ke darat, seluruh jenazah langsung dibawa ke RSUD Padang Panjang untuk diidentifikasi oleh tim DVI Polda Sumbar.

Baca Juga :  RSF mengatakan Israel kembali membunuh jurnalis dalam jumlah tertinggi tahun ini

“Dua korban dirujuk ke RS Bhayangkara untuk proses identifikasi lebih lanjut dan tiga korban lagi sudah teridentifikasi dan keluarganya ada di sini,” ujarnya.

Herko Toni, selaku koordinator lapangan Pos DVI RSUD Padang Panjang memastikan setiap jenazah akan teridentifikasi agar bisa segera diserahkan kepada keluarga.

“Dapat kami laporkan dari Posko DVI RSUD Kota Padang Panjang, data diterima hari ini tepat pukul 21.00 WIB, Senin 1 Desember 2025, ada lima korban yang masuk ke posko kami,” kata Herko Toni.

Baca Juga :  Sarjana Mengungkap Rahasia Hilang Selama 1.500 Tahun yang Tersembunyi di Balik Gelas Kaca Romawi

Hari ini, Selasa (2/12/2025), proses pencarian masih terus dilakukan dengan fokus di jurang dan area sekitar pintu gerbang, lokasi yang menjadi titik terparah banjir bandang.

Beberapa tim lainnya juga melakukan pencarian di sepanjang Sungai Batang Anai. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat penemuan korban lain yang masih hilang, serta membuka akses jalur yang terhalang material banjir.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kementerian Agama Rejang Lebong

Berita Terbaru