Gus Yahya dan Gus Ipul berebut dukungan Kiai

Senin, 1 Desember 2025 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gus Yahya dan Gus Ipul berebut dukungan Kiai

i

Gus Yahya dan Gus Ipul berebut dukungan Kiai

BANDASAPULUAH.COM -Kekacauan di lingkungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terus menjadi perbincangan hangat. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menegaskan dirinya masih sah menjabat sebagai Ketua Umum PBNU.

Terbaru, PBNU melakukan perombakan besar-besaran terhadap fungsionarisnya melalui Rapat Harian Tanfidziyah yang dipimpin Gus Yahya. Jabatan Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dari Sekjen PBNU digeser menjadi Ketua PBNU.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Ketegangan keduanya kini memasuki babak baru. Baik Gus Yahya maupun Gus Ipul saling bersaing untuk mencari dukungan dari kiai pesantren yang mempunyai pengaruh besar.

Baca Juga :  Paramount menjamin dukungan Larry Ellison dalam perubahan tawaran

Selasa 25 November 2025, Gus Ipul mengunjungi kediaman pengurus Pondok Pesantren Lirboyo di Kediri, Jawa Timur. Dua hari kemudian, giliran Gus Yahya yang datang ke gubuk yang sama, dengan harapan bisa meredakan ketegangan yang semakin meningkat di dalam organisasi ini.

Meski demikian, tak ada yang bisa menjamin Lirboyo mampu menentukan nasib kursi panas Ketua Umum PBNU tersebut. Keduanya tak hanya berlomba-lomba merebut hati para kiai di Lirboyo, tapi juga sibuk membuat sowan ke Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, untuk menemui KH. Nurul Huda Djazuli atau Mbah Dah merupakan salah satu Kiai senior di NU.

Baca Juga :  Penerima Astra Film Awards 2025 — Daftar Lengkap

Di hari yang sama usai bertemu dengan pengurus Pondok Lirboyo, Gus Ipul didampingi Bendahara Umum PBNU Gudfan Arif Ghofur melanjutkan perjalanan menuju Pondok Pesantren Al-Falah Ploso. Namun, keberuntungan belum berpihak pada mereka. karena Mbah Dah tidak mau bertemu dengan mereka.

Kejadian serupa juga dialami Gus Yahya yang terjadi keesokan harinya, Rabu 26 November 2025. Namun, ia tidak bertemu dengan Kiai Huda Djazuli. Sama seperti Gus Ipul, ia hanya bertemu dengan Gus Kautsar, putra Mbah Dah.

Menurut pengamat politik, AS Hikam, perseteruan ini diperkirakan akan terus berlanjut mengingat kedua belah pihak memiliki argumentasi yang kuat dan tidak mudah tergoyahkan.

Baca Juga :  Langkah Iman: Bagaimana bintang "Ted Lasso" Jason Sudeikis dan kawan-kawan membawa harapan dan kasih amal kepada orang yang diamputasi

Bagi Rais Aam yang menilai keputusan tersebut sah dan mengikat, maka segala upaya yang dilakukan Digdaya akan dianggap sabotase. Sebaliknya, kubu Gus Yahya akan tetap berpegang teguh pada keyakinan bahwa kewenangan Digdaya berada di bawah Sekretariat Jenderal, kata Hikam, dikutip Senin 1 Desember 2025.

“Jika tidak ada bukti nyata berupa tanda tangan dan stempel resmi dari Digdaya, maka kendala teknis akan terus menjadi kendala keabsahan administratif keputusan rapat Syuriah yang telah diambil,” imbuhnya.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kementerian Agama Rejang Lebong

Berita Terbaru